Tautan-tautan Akses

AS

Trump Serang Satu-satunya Pembalap NASCAR Berkulit Hitam


Bubba Wallace, satu-satunya pembalap NASCAR berkulit hitam

Presiden AS Donald Trump Senin (6/7) mengecam satu-satunya pembalap NASCAR berkulit hitam penuh waktu, Bubba Wallace. Trump juga mengkritik kebijakan organisasi balap NASCAR belum lama ini yang melarang pengibaran bendera Konfederasi di trek balap.

Trump mempertanyakan apakah Wallace telah meminta maaf atas dukungan yang diberikan NASCAR setelah sebuah noose atau simpul tali baru-baru ini ditemukan di sebuah garasi mobil balap yang ditempatinya di Alabama. NASCAR dan para penyelidik kemudian menyimpulkan bahwa tali itu digunakan untuk menarik pintu dan sudah berada di garasi itu beberapa bulan sebelum Wallace menempatinya.

Noose atau simpul tali biasanya terasosiasi dengan lynching atau pembunuhan warga kulit hitam tanpa proses pengadilan (biasanya digantung dengan tali), yang di masa lalu banyak terjadi di AS bagian selatan.

Trump, lewat Twitter, mempertanyakan apakah Wallace sudah "meminta maaf kepada semua pembalap & pejabat handal NASCAR yang membantunya, mendukungnya, & bersedia mengorbankan semua untuknya, (yang kemudian) mendapati bahwa semuanya hanyalah HOAKS?"

Trump mengatakan kontroversi soal tali dan "keputusan NASCAR terkait bendera (konfederasi) telah menyebabkan rating (televisi) terendah!"

NASCAR belum lama ini mengumumkan bahwa pengibaran bendera Konfederasi, yang menandai pemisahan 11 negara bagian di selatan pada 1860an yang mendukung perbudakan, "akan dilarang di semua" acara dan propertinya.

Setelah cuitan Trump itu, juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan kepada Fox News, "Presiden hanya menekankan bahwa kita harus melihat fakta-faktanya dulu sebelum menyimpulkan terlalu dini. Tidak ada kejahatan bermotif kebencian terhadap Bubba Wallace." [vm/jm]

Lihat komentar (3)

Forum ini telah ditutup.
XS
SM
MD
LG