Tautan-tautan Akses

AS

Trump Perintahkan Lebih Banyak Bantuan bagi Korban Badai Irma


Warga berjalan sepanjang South Beach saat Badai Irma tiba di Florida selatan di Miami Beach, Florida, 10 September 2017.

Presiden Amerika Donald Trump hari Minggu (10/9) menyatakan badai Irma di Florida sebagai bencana besar dan memerintahkan pejabat-pejabat federal untuk memprioritasnya pemberian bantuan bagi daerah-daerah yang paling parah dilanda badai itu.

“Saya harap tidak terlalu banyak orang di jalur lintasan badai itu,” ujar Trump. Ditambahkannya “kami sudah berupaya mengingatkan semua orang. Bahwa ada jalur lintasan badai yang buruk,” kata Trump.

Presiden berbicara di luar Gedung Putih beberapa saat setelah ia dan ibu negara Melania Trump kembali dari Camp David, Maryland.

Minggu pagi Trump melangsungkan beberapa pertemuan untuk menanggapi bencana di negara bagian dengan jumlah penduduk terpadat ketiga di Amerika itu, dan mengatakan ada banyak pembahasan tentang krisis cuaca itu. Koordinasi diantara badan-badan federal, negara bagian dan lokal menanggapi badai Irma telah berjalan “sangat baik”, ujar presiden, “tetapi kabar buruknya adalah ini merupakan badai monster yang besar.”

Pernyataan Trump tentang bencana itu membuat dana bantuan federal bisa diberikan kepada korban badai di wilayah selatan Florida dimana banjir dan kerusakaan telah menimbulkan dampak pada jutaan orang. Bantuan itu bisa mencakup hibah untuk perumahan sementara dan perbaikan rumah, pinjaman dengan bunga rendah untuk menutupi kerugian properti yang tidak diasuransikan, dan program lain untuk membantu perorangan dan pemilik usaha pulih dari dampak bencana itu.

Dana federal juga tersedia bagi upaya darurat di seluruh Florida.

Badai Irma telah menimbulkan kerusakan dan menelan sejumlah korban jiwa di Karibia, sebelum bergerak ke utara menuju Florida. Trump mengatakan “dalam catatan sejarah, badai itu merupakan badai terbesar yang pernah melanda daratan.”

Ketika ditanya tentang perkiraan dampak ekonomi, Trump menjawab “tentu akan menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi yang kita khawatirkan saat ini adalah korban jiwa, bukan materi.” [em]

XS
SM
MD
LG