Tautan-tautan Akses

Trump Ngotot Alabama Terancam Badai


Presiden AS Donald Trump menunjukkan peta dengan jalur Badai Dorian yang tampaknya diperpanjang dengan garis hitam untuk memasukkan sebagian Florida dan negara bagian Alabama dalam rapat di Gedung Putih, Washington, 4 September 2019.
Presiden AS Donald Trump menunjukkan peta dengan jalur Badai Dorian yang tampaknya diperpanjang dengan garis hitam untuk memasukkan sebagian Florida dan negara bagian Alabama dalam rapat di Gedung Putih, Washington, 4 September 2019.

Presiden AS Donald Trump telah menempatkan dirinya dalam pusaran badai terkait komentarnya mengenai jalur badai.

Sebagian besar cuitan Twitter dari Trump tentang Badai Dorian, yang sekarang menyerang pesisir timur AS, berfokus pada negara bagian selatan Alabama yang menurut peramal cuaca tidak pernah berada di jalur langsung badai.

Meski demikian Presiden, mengatakan sebaliknya dan melontarkan makian "berita palsunya" kepada media yang menunjukkan perbedaan tersebut.

Bahkan peramal cuaca jaringan televisi dan ahli meteorologi pemerintah yang biasanya tidak terlibat dalam kontroversi politik dengan tegas membantah presiden.

Trump tetap keras kepala.

"Alabama akan dihantam atau diterjang badai dan kemudian Badai Dorian mengambil jalur lain (di sepanjang Pantai Timur). Berita Palsu tahu benar mengenai hal ini. Itulah alasannya mengapa mereka Berita Palsu!" kata presiden dalam salah satu tweet terbarunya tentang masalah ini, memicu kembali kontroversi badai.

Trump menghadapi olok-olok media lebih lanjut setelah ia menampilkan peta lama perkiraan badai Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional di Kantor Oval pada Rabu (4/9) yang diubah dengan spidol untuk memperpanjang jalur proyeksi badai Alabama di selatan.

Beberapa laporan berita mengutip pejabat Gedung Putih yang namanya dirahasiakan yang mengatakan presiden membuat perubahan sendiri dengan spidol permanen, Sharpie. [my/pp]

XS
SM
MD
LG