Tautan-tautan Akses

Trump Kecam Sikap China Soal Perdagangan, Tetapi Bukan Soal Hong Kong


Trump
Trump

Presiden Amerika Donald Trump mengecam kebijakan perdagangan dan keuangan China, tetapi menolak untuk mengkritik tekanan Beijing terhadap Hong Kong. Dalam pidatonya hari Selasa (13/7) di Pittsburgh, Pennsylvania, Trump mengatakan China telah memanipulasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan mata uang China untuk keuntungannya. Namun, dia mengatakan ketegangan antara Beijing dan Hong Kong harus diselesaikan di antara mereka sendiri.

Protes di bandara Hong Kong berubah menjadi kekerasan Selasa (13/8) ketika para demonstran bentrok dengan polisi dan mengganggu jadwal penerbangan. Presiden Trump menyebutnya sebagai situasi yang sulit dan menyatakan harapan bahwa semuanya akan berakhir dengan baik.

“Masalah Hong Kong adalah situasi yang sangat sulit. Kita akan lihat apa yang terjadi, tetapi saya yakin itu akan bisa diatasi. Saya harap semuanya akan baik bagi semua orang, termasuk China,” jelasnya.

Trump Kecam Sikap China Soal Perdagangan, Tetapi Bukan Soal Hong Kong
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:49 0:00

Sebelumnya, Selasa siang (13/8), Trump mengatakan bahwa dia mengetahui Beijing mengerahkan pasukan ke perbatasan dengan Hong Kong dan meminta semua orang untuk “tetap tenang dan aman”. Tetapi, dia menolak untuk mengambil sikap terhadap RUU kontroversial, yang akan memungkinkan ekstradisi tersangka kejahatan di Hong Kong ke China daratan. Para penentang memandang RUU itu memberi Beijing kebebasan untuk menangkap para pembangkang dan lebih jauh mengganggu demokrasi di Hong Kong. Jutaan orang telah menentangnya sejak Juni.

Tetapi mengenai isu perdagangan dan ekonomi, Trump melemparkan kecaman keras terhadap China hari Selasa (13/8).

“China membangun diri mereka sendiri. Mereka melakukannya dengan baik, tetapi mereka merampok negara kita selama bertahun-tahun, dengan dukungan Organisasi Perdagangan Dunia dan juga uang kita. Mereka mengambil keuntungan dari aturan Organisasi Perdagangan Dunia, dan saya bersikap baik kalau saya mengatakan ‘mereka mengambil keuntungan,” jelasnya.

Trump juga menuduh China memanipulasi mata uangnya, tuduhan yang dibantah oleh Beijing. Sebagian analis mendukung klaim China.

Christopher Dembik, analisis makroekonomi di Saxo Bank adalah salah seorang di antaranya. “Secara obyektif, China tidak memanipulasi nilai tukar. Seperti yang ditunjukkan oleh Dana Moneter Internasional dalam laporan-laporannya beberapa tahun terakhir, nilai tukar yuan China (RMB) konsisten dengan perekonomian China. Jadi, benar-benar keliru bahwa Presiden Amerika Donald Trump mengatakan China meningkatkan daya saingnya dengan mendevaluasi yuan,” kata Christopher.

Presiden Trump mengatakan Amerika Serikat telah menghasilkan miliaran dolar dengan mengenakan tarif atas barang-barang impor dari China, tetapi pada hari Selasa (13/8) dia mengumumkan keputusannya untuk menunda tarif tambahan atas barang-barang China sampai pertengahan Desember untuk melindungi konsumen Amerika. [lt/ab]

XS
SM
MD
LG