Tautan-tautan Akses

Trump Janjikan Komitmen untuk Dukung Kebebasan Beragama


Presiden Donald Trump berpidato dalam acara Sarapan dan Doa Nasional di Washington, D.C., 7 Februari 2019.
Presiden Donald Trump berpidato dalam acara Sarapan dan Doa Nasional di Washington, D.C., 7 Februari 2019.

Presiden Amerika Donald Trump menjanjikan komitmen pemerintahannya untuk menjunjung tinggi kebebasan beragama dan untuk melindungi kesucian hidup. Trump berjanji demikian kepada para pemimpin agama yang berkumpul di Washington, D.C.

Presiden Amerika Donald J. Trump berbicara pada acara "Sarapan dan Doa Nasional" tahunan, yang dihadiri oleh para pemimpin agama, anggota Kongres, dan anggota kabinetnya.

Acara ini sangat populer di kalangan konservatif, komponen kunci basis pendukungannya.

Dalam sambutannya, Trump meyakinkan hadirin bahwa dia akan selalu mendukung orang-orang beragama. “Sebagai presiden saya akan selalu menghargai, menghormati, dan melindungi orang-orang percaya yang mengangkat komunitas kita dan mendukung bangsa kita, untuk memastikan bahwa orang-orang beriman selalu dapat berkontribusi bagi masyarakat kita. Pemerintahan saya telah mengambil tindakan bersejarah untuk melindungi kebebasan beragama.”

Trump Janjikan Komitmen untuk Dukung Kebebasan Beragama
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:30 0:00

Dua hari setelah menyerukan kepada para anggota Kongres dalam pidato kenegaraan untuk mengakhiri aborsi bagi perempuan yang hamil tua, Trump menerima tepuk tangan meriah dari hadirin hari Kamis (7/2) ketika dia menyatakan komitmennya pada “kesucian hidup manusia.”

“Sebagai bagian dari komitmen kami untuk membangun masyarakat yang adil dan penuh kasih, kita harus membangun budaya yang menghargai martabat dan kesucian kehidupan manusia yang tidak berdosa. Semua anak, yang lahir dan yang belum lahir, diciptakan sesuai citra suci Tuhan. Setiap kehidupan adalah suci dan setiap jiwa adalah hadiah berharga dari Surga,” imbuhnya.

Walaupun pertemuan itu didominasi oleh golongan konservatif yang umumnya taat beragama, acara "Sarapan dan Doa Nasional" itu dianggap sebagai acara dua partai.

Setiap presiden Amerika sejak Dwight D. Eisenhower telah menghadiri acara tahunan itu. [lt]

XS
SM
MD
LG