Tautan-tautan Akses

AS

Trump akan Potong Pajak dan Cabut Asuransi Kesehatan 'Obamacare'


Presiden Amerika Donald Trump di depan gubernur-gubernur negara bagian yang berkumpul di Gedung Putih, Senin (27/2).

Kepada gubernur-gubernur negara bagian yang berkumpul di Gedung Putih, Presiden Amerika Donald Trump mengatakan ia berharap menambah anggaran militer secara signifikan, memotong pengeluaran dan pajak secara drastis, serta mencabut dan mengganti layanan asuransi kesehatan yang diupayakan mantan Presiden Barack Obama.

Pesan Trump hari Senin (27/2) kepada gubernur-gubernur itu berfokus pada rencana anggarannya, yang dijadwalkan dirilis akhir pekan ini. Ia berjanji membahas rencana itu hari Selasa dalam sambutannya untuk sesi gabungan Kongres.

Ia mengatakan kepada gubernur-gubernur, anggarannya akan mengutamakan keselamatan dan keamanan negara.

"Ini akan menjadi anggaran bagi keselamatan publik dan keamanan nasional, sangat didasarkan pada dua hal itu walaupun ada banyak hal lain, tetapi penekanannya sangat kuat di sana. Dan itu termasuk kenaikan luar biasa dalam anggaran pertahanan guna membangun kembali militer Amerika yang lemah pada saat yang sangat kita butuhkan. Kalian akan mendengar tentang ini secara detil besok malam. Ini peristiwa penting, pesan kepada dunia, dalam masa berbahaya, mengenai kekuatan, keamanan dan tekad Amerika," ujar Trump.

Presiden akan meminta kenaikan belanja pertahanan 54 miliar dolar.

Trump juga menilai Undang-Undang Layanan Asuransi Obama, sering disebut "Obamacare", sebagai "kegagalan" dan membatalkan dan menggantinya adalah hal bertanggungjawab untuk dilakukan.

Undang-Undang itu sudah lama dicerca Partai Republik, karena semua orang Amerika diwajibkan membeli asuransi kesehatan. Kalau tidak, mereka dikenakan denda.

Keputusan presiden baru-baru ini untuk bertindak lebih keras terhadap sekitar 11 juta imigran ilegal mencakup ancaman untuk mengurangi dana federal miliaran dolar bagi kota-kota yang melindungi imigran dan membatasi kerjasama dengan pihak imigrasi federal.

Rencana Trump itu termasuk memberi wewenang kepada aparat penegak hukum setempat bertindak sebagai agen imigrasi.

Dalam wawancara dengan VOA, sebagian gubernur mengatakan mereka ingin melihat imigran dan pengungsi yang baru datang ke Amerika berhasil menata hidup baru. Mereka juga menekankan, setiap orang harus diperlakukan dengan penuh kasih dan dengan cara yang wajar, sementara hukum ditegakkan.

Menurut Ketua Asosiasi Gubernur Nasional, Gubernur Virginia Terry McAuliffe, anggota Partai Demokrat, langkah-langkah baru Trump "tidak bermoral dan ilegal."

Kepada VOA, McAuliffe mengatakan, bahwa "imigran dan pengungsi aman di Virginia.

"Kami ingin orang datang, kami ingin kalian memulai usaha dan membesarkan anak-anak dan memiliki kualitas hidup yang baik. Di Virginia, kami akan melindungi semua kebebasan sipil dasar dan fundamental serta hak-hak sipil," janjinya.

Tetapi dalam acara makan malam bersama Trump, McAuliffe memimpin para gubernur, mengatakan kepada Trump, "Kami ingin bekerjasama dengan Anda mencapai" tujuan bersama menambah lapangan pekerjaan, meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan serta memperbaiki infrastruktur negara yang memburuk." [ka/jm]

XS
SM
MD
LG