Tautan-tautan Akses

Travel Ban Trump Pengaruhi Pariwisata AS


Turis dengan latar belakang tuisan Hollywood.
Turis dengan latar belakang tuisan Hollywood.

Menurut Asosiasi Perjalanan Amerika, lebih sedikit orang yang kini melawat ke Amerika, meskipun bisnis pariwisata internasional secara keseluruhan naik. Sejumlah badan urusan pariwisata menyalahkan kebijakan pemerintah Trump terhadap para imigran sebagai alasan yang membuat orang tidak menjadikan Amerika sebagai tujuan wisata.

Rodeo Drive di Hollywood, California, selalu menjadi daya tarik wisatawan asing yang kaya raya yang ingin membeli barang-barang mewah di tempat yang terkenal karena kemewahannya.

Tetapi belakangan ini hanya ada sedikit wisatawan, khususnya wisatawan Arab dan Muslim.

Julie Wagner dari Beverly Hills Conference & Visitors Bureau mengatakan, "Pada musim panas ini banyak sekali warga Amerika yang berkunjung ke sini, dan khususnya mereka yang berasal dari bagian barat Amerika. Kami melihat hanya ada sedikit wisatawan asing yang ada, tetapi bisnis dengan pengunjung asal Timur Tengah kini memang sedikit berubah."

Sedikit berubah, artinya lebih sedikit wisatawan ke Cartier, ke Beverly Wilshire Hotel dan ke Prada.

"Kami melihat kelompok-kelompok yang lebih kecil karena banyak orang yang berasal dari Arab Saudi memiliki keluarga besar dan pembantu yang datang bersama mereka, dan larangan perjalanan menimbulkan dampak terhadap pembantu-pembantu mereka, sehingga kelompok itu sedikit menyusut," tambah Julie.

Menguatnya nilai dolar Amerika juga membuat wisatawan lebih memilih ke Eropa dimana nilai uang mereka lebih bermakna.

"Euro melemah. Jadi lebih murah pergi ke Eropa. Lebih murah pergi ke Perancis dan membeli produk dan layanan di sana, dan banyak desainer dan markas mereka berada di sana. Jadi ada hal-hal yang harus Anda perhitungkan," kata Julie.

Tetapi bukan hanya wisawatan dari Timur Tengah. Wisatawan asal China, terutama dari Beijing dan Shanghai, yang umumnya tinggal di bagian selatan California, kini juga menyusut.

Julie menambahkan, "Saya kira banyak yang akan terjadi sekarang. Ada lingkungan politik. Ada nilai mata uang dolar yang kuat. Apa yang terjadi di Qatar dan imbasnya terhadap Emirates dan Arab Saudi. Saya kira gabungan semua hal itu membentuk jenis bisnis yang berbeda."

Tetapi peningkatan jumlah wisatawan domestik cukup membantu.

"Ada begitu banyak lalu lintas wisatawan. Hotel-hotel kami penuh. Saya kira yang terjadi adanya sedikit perubahan pembauran bisnis. Jika dulu kita memiliki jumlah wisatawan asing yang lebih besar dan jumlah wisawatan domestik yang kecil, sekarang sebaliknya," ujar Julie.

Dalam upaya menarik lebih banyak wisawatan, kawasan ini telah meluncurkan kampanye pemasaran baru dan membuat lebih banyak toko buka pada malam hari. [em/al]

XS
SM
MD
LG