Tautan-tautan Akses

Tokyo Catat Rekor Jumlah Kasus Virus Corona 2 Hari Berturut-turut


Warga mengenakan masker untuk menghindari penyebaran virus corona, saat menyebrangi jalan di ibu kota Tokyo, Jepang, 10 Juli 2020.

Tokyo mencatat rekor 243 kasus baru Covid-19 terkukuhkan hari Jumat (10/7). Ini adalah hari kedua ibu kota Jepang itu mencatat rekor tertinggi pertambahan kasus per hari.

Rekor hari Jumat ini (10/7) melampaui angka sebelumnya, 224 kasus pada hari Kamis, dan merupakan hari kedua berturut-turut dengan catatan lebih dari tambahan 200 kasus baru di kota itu. Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengaitkan peningkatan itu antara lain karena meningkatnya tes di Tokyo, khususnya kontak dekat orang-orang yang telah dinyatakan positif terjangkit virus itu.

Ia mengatakan tempat-tempat hiburan malam telah bekerja sama “dengan membuat karyawan mereka dites dalam kelompok-kelompok di mana penularan ditemukan di tempat kerja mereka.”

Koike menjelaskan, meningkatnya pengetesan penting untuk mengungkap siapa saja yang terjangkit virus itu tetapi tidak menunjukkan gejala, agar yang bersangkutan tahu bahwa mereka terjangkit virus tersebut.

Para pakar dalam gugus tugas virus corona Tokyo menyatakan mayoritas kasus belakangan ini terkait dengan kelab-kelab malam. Tetapi ia menyatakan ada juga peningkatan jumlah yang terinfeksi dari tengah keluarga, tempat kerja dan pesta-pesta, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa virus itu menyebar di tengah komunitas yang lebih luas.

Warga mengenakan masker saat menyebrang jalan di Shibuya, Tokyo, 9 Juli 2020.
Warga mengenakan masker saat menyebrang jalan di Shibuya, Tokyo, 9 Juli 2020.


Gubernur Tokyo mendesak setiap orang yang merasa sakit untuk meminta pertolongan medis.

Sewaktu Tokyo memecahkan rekor angka itu pada hari Kamis (9/7), Koike mengumumkan subsidi tambahan bagi pengusaha kelab malam dan tempat-tempat lain yang mungkin harus tutup karena melonjaknya kasus Covid-19 yang berasal dari tempat-tempat tersebut. Langkah ini mencerminkan upaya untuk menarget daerah-daerah tertentu dan bukannya menutup lagi seluruh kota itu.

Sejauh ini Tokyo mencatat lebih dari 7.500 kasus sejak pandemi mulai merebak. [uh/ab]

Lihat komentar (1)

XS
SM
MD
LG