Tautan-tautan Akses

Tentara China Tekan Festival Tibet Bertepatan dengan HUT Dalai Lama


Perayaan Ulang Tahun ke-82 Yang Mulia Dalai Lama ke-14.

Pihak berwenang China melarang orang Tibet di Nagtran, Kotapraja Lungtan, Kabupaten Tawu, dan Propinsi Ganze mengadakan festival budaya dan spiritual tradisional yang berlangsung pada ulang tahun Dalai Lama tahun ini.

Pada hari Kamis pagi, (6/7) tentara China berpatroli di sebuah daerah yang diperuntukkan bagi festival tersebut, menurut seorang Tibet di pengasingan. Bangchen, surat kabar di Dharamsala, India, yang merupakan rumah bagi Dalai Lama dan pemerintah Tibet di pengasingan, melaporkan Jumat bahwa orang Tibet mencoba mengadakan festival pembakaran dupa yang dimodifikasi di lokasi yang berbeda, namun tentara China tiba tak lama setelah dimulai dan membatalkan pembakaran dupa. Sebuah foto yang diterbitkan di surat kabar menunjukkan bahwa asap berasal dari sisi bukit yang jauh.

Festival itu sangat penting bagi orang-orang Tibet di desa Nagtran sehingga mereka diam-diam membawa versi yang dimodifikasi, bahkan selama Revolusi Kebudayaan menurut orang Tibet yang diasingkan yang meminta untuk tetap anonim.

Sejak tahun 1980-an, penduduk setempat diizinkan untuk mengadakan kembali festival itu dan membawanya ke Geki Thang, lokasi yang didirikan 100 tahun lalu oleh Zogchen Rinpoche ke-5, master Buddhis yang terkenal di wilayah Kham.

Festival ini meliputi membakar dupa dalam jumlah besar, pacuan kuda, dan pertunjukan tari. Tanggal festival ditentukan oleh kalender tradisional Tibet, dan jatuh pada hari ketiga belas bulan kelima kalender Tibet, yang tahun ini jatuh pada tanggal 6 Juli, ulang tahun Dalai Lama.

Bangchen melaporkan bahwa daerah tersebut menjadi "seperti medan pertempuran" pada hari Kamis, ketika polisi dan tentara China"menteror" festival tersebut. [ps/al]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG