Tautan-tautan Akses

Taylor Swift Akan Beri Kesaksian dalam Kasus Pelecehan Seksual di Denver


Taylor Swift tampil dalam DIRECTV NOW Super Saturday Night Concert di Club Nomadic, di Houston, Texas, 4 Februari 2017. (Foto:dok)

Apa yang terjadi dalam kesempatan foto-foto di belakang panggung empat tahun lalu akan segera diungkapkan, ketika tim kuasa hukum bintang musik pop Taylor Swift dan mantan penyiar radio yang dituduh telah melecehkannya, mulai memilih juri dalam sidang gugatan hukum hari Senin (7/8).

Pembawa acara radio David Mueller menggugat penyanyi dan penulis lagu terkenal Taylor Swift, dengan mengatakan ia telah salah tuduh dan seharusnya ia memanggil polisi bukan atasan Mueller yang kemudian memecatnya setelah Juni 2013. Ia menuntut ganti rugi hingga $3 juta.

Swift menggugat balik dengan mengklaim terjadinya serangan seksual dan menuntut ke pengadilan sipil dimana ia diperkirakan akan memberikan kesaksian.

Pernyataan pembukaan bisa dimulai hari Selasa (8/8) dalam sidang yang diperkirakan berlangsung selama dua pekan. Dokumen-dokumen pengadilan menunjukkan hampir tidak mungkin kedua pihak akan menyelesaikan kasus itu tanpa campur tangan hukum.

Swift menuntut ganti rugi satu dolar dan meminta pertanggungjawaban Mueller “sebagai contoh bagi perempuan lain yang mungkin menghadapi tindakan memalukan semacam itu di depan publik.”

Mueller juga diperkirakan akan memberikan kesaksian bersama dengan mantan pimpinan Mueller dan anggota rombongan Swift.

Mueller, yang ketika insiden itu terjadi berusia 51 tahun, adalah penyiar radio musik country yang ditugaskan menghadiri konser

Taylor Swift di Pepsi Center di Denver. Mueller sedang berada di belakang panggung bersama pacarnya ketika keduanya bertemu dengan Swift, yang ketika itu berusia 23 tahun, dan berada dalam rombongannya. Mereka kemudian foto-foto dan pergi meninggalkan tempat itu.

Beberapa pengawal pribadi Swift kemudian menemui David Mueller dan menuduhnya telah meraba-raba pantat penyanyi terkenal itu.

Mueller membantah tuduhan itu dan meminta mereka memanggil polisi. Mueller dan pacarnya dikawal keluar dari arena itu dan anggota tim Swift memanggil atasan Mueller.

Swift tidak pernah melapor pada polisi. Ia mencoba mengatasi insiden itu secara “sembunyi-sembunyi dan rahasia’’, dan kecewa dengan klaim Mueller bahwa “Swift mungkin mengambil keuntungan dengan merekayasa kisah ini,” ujar kuasa hukum Swift, Douglas Baldridge.

Kuasa hukum Mueller, Gabriel McFarland, mengatakan Swift mungkin salah mengidentifikasi Mueller setelah sebelumnya diraba-raba oleh orang lain.

Ibu Taylor Swift dan seorang anggota rombongannya juga membela gugatan hukum yang diajukan terhadap David Mueller. (em)

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG