Tautan-tautan Akses

Taliban Ingin Raih Kesepakatan Afghanistan, Meski Pertempuran Berlanjut


Mullah Abdul Ghani Baradar (tengah) dan anggota Taliban lainnya tiba untuk pembicaraan damai dengan Afghanistan di Moskow, 18 Maret 2021. (Foto: AFP)
Mullah Abdul Ghani Baradar (tengah) dan anggota Taliban lainnya tiba untuk pembicaraan damai dengan Afghanistan di Moskow, 18 Maret 2021. (Foto: AFP)

Pemimpin Taliban mengatakan kelompoknya berkomitmen untuk meraih kesepakatan politik guna mengakhiri perang puluhan tahun di Afghanistan. Pernyataan itu disampaikan pada Minggu (18/7), meski para pemberontaknya terus berperang di puluhan distrik di seluruh negara itu untuk merebut wilayah.

Pernyataan Mawlawi Hibatullah Akhundzada itu disampaikan ketika para pemimpin Taliban bertemu dengan sebuah delegasi pemerintah Afghanistan tingkat tinggi di Qatar untuk membangkitkan perundingan yang terhenti.

Delegasi Kabul termasuk tokoh no. 2 dalam pemerintah Afghanistan, Abdullah Abdullah, kepala dewan rekonsiliasi nasional Afghanistan.

Perundingan itu dimulai lagi pada akhir pekan, menjelang hari libur Idul Adha. Sesi kedua diadakan Minggu siang (19/7).

Utusan perdamaian AS Zalmay Khalilzad, yang berada di Qatar, sebelumnya menyatakan harapan kekerasan akan berkurang dan kemungkinan tercapai gencatan senjata pada Idul Adha. [vm/ft]

XS
SM
MD
LG