Tautan-tautan Akses

2016 Tahun yang Buruk untuk Dunia Musik

Penghormatan untuk David Bowie di sekitar mural karya seniman Jimmy C di Brixton, Inggris.
Penghormatan untuk David Bowie di sekitar mural karya seniman Jimmy C di Brixton, Inggris.

Tahun 2016 baru mencapai April namun telah menjadi tahun yang buruk untuk dunia musik akibat kematian banyak pahlawan musik.

Kematian jenius musik Prince hari Kamis (21/4) menambah daftar tragis tahun 2016 yang sudah mencakup David Bowie, Glenn Frey, Maurice White, Merle Haggard, Lemmy Kilmister dari Motorhead dan Natalie Cole.

Meski sebab kematian Prince masih belum jelas, yang lain agak mudah ditebak karena merupakan ekses dari rock 'n' roll: kanker, diabetes, penyakit pencernaan, pneumonia, parkinson.

Merle Haggard meninggal dalam usia 79, sementara White dari Earth, Wind and Fire menderita penurunan kondisi kesehatan sebelum tutup usia pada umur 74 tahun. Yang lainnya terlalu muda -- 69 untuk Bowie, 67 untuk Frey, 45 untuk Malik Taylor, pendiri A Tribe Called Quest yang dikenal sebagai Phife Dawg.

Dan 57 untuk Prince, tanpa ada tanda-tanda melambat sebelumnya.

Semua kematian ini rasanya seperti mendapat tinju di perut. Karir mereka cukup panjang untuk menciptakan warisan yang memuaskan, namun tidak cukup panjang untuk terus menambah prestasi. Kita belum selesai dengan mereka, begitu juga mereka.

Album terakhir Bowie dirilis bersamaan dengan kematiannya. Ia membawa musiknya ke Broadway. Masa pensiun tidak menarik baginya, namun ia juga tidak ingin terus menerus menelurkan lagu yang ia buat ketika masih muda dan gegabah.

The Eagles, band yang pernah ditinggalkan Frey, kembali bersama dan menjadi kekuatan kreatif lagi sebelum ia meninggal.

Haggard masih bekerja sampai tahun-tahun terakhirnya dan membawa musiknya kepada generasi muda di festival Bonnaroo di Tennessee.

Legenda Musik Prince Meninggal di Usia 57

Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, Prince, tampil di Kopenhagen, Denmark, 2011. (AP/Polfoto/Jakob Joergensen) 
1/12 Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, Prince, tampil di Kopenhagen, Denmark, 2011. (AP/Polfoto/Jakob Joergensen) 
Prince tampil di acara Billboard Music Awards di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, 2013. (Reuters/Steve Marcus)
2/12 Prince tampil di acara Billboard Music Awards di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, 2013. (Reuters/Steve Marcus)
Musisi AS Prince tampil di Yas Arena di Pulau Yas, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 2010. (Reuters/Jumana El-Heloueh)
3/12 Musisi AS Prince tampil di Yas Arena di Pulau Yas, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 2010. (Reuters/Jumana El-Heloueh)
Prince menerima penghargaan Outstanding Male Artist pada penghargaan NAACP Image Awards ke-38, 2007 di Los Angeles. (AP/Chris Carlson)
4/12 Prince menerima penghargaan Outstanding Male Artist pada penghargaan NAACP Image Awards ke-38, 2007 di Los Angeles. (AP/Chris Carlson)
Prince tampil dalam acara paruh waktu pertandingan Super Bowl XLI di Dolphin Stadium di Miami, Florida, 2007. (AP/Chris O'Meara)
5/12 Prince tampil dalam acara paruh waktu pertandingan Super Bowl XLI di Dolphin Stadium di Miami, Florida, 2007. (AP/Chris O'Meara)
Penyanyi Prince tampil secara mengejutkan di acara final "American Idol" 2006 di Kodak Theater, Hollywood, California. (Reuters/Chris Pizzello)
6/12 Penyanyi Prince tampil secara mengejutkan di acara final "American Idol" 2006 di Kodak Theater, Hollywood, California. (Reuters/Chris Pizzello)
Prince berbicara dalam konferensi pers mengenai kesepakatan antara ia dan Universal Records dan lagunya "Te Amo Corazon," di Beverly Hills, California, 2005. (AP/Danny Moloshok)
7/12 Prince berbicara dalam konferensi pers mengenai kesepakatan antara ia dan Universal Records dan lagunya "Te Amo Corazon," di Beverly Hills, California, 2005. (AP/Danny Moloshok)
Prince tiba dengan istrinya Manuela Testolini di Academy Awards ke-77 di Los Angeles, 2005. (AP/Kevork Djansezian)
8/12 Prince tiba dengan istrinya Manuela Testolini di Academy Awards ke-77 di Los Angeles, 2005. (AP/Kevork Djansezian)
Prince, yang sempat memakai nama "The Artist," menerima penghargaan sebagai Artis Pria Terbaik Abad ini pada Soul Train Music Awards ke-14, 2000. (AP/Kevork Djansezian)
9/12 Prince, yang sempat memakai nama "The Artist," menerima penghargaan sebagai Artis Pria Terbaik Abad ini pada Soul Train Music Awards ke-14, 2000. (AP/Kevork Djansezian)
Prince tampil di Inglewood, California, 1985. (AP/Liu Heung Shing)
10/12 Prince tampil di Inglewood, California, 1985. (AP/Liu Heung Shing)
Prince menerima penghargaan American Music Award untuk lagunya "When Doves Cry" dalam presentasi di Shrine Auditorium di Los Angeles, 1985. (AP/Doug Pizac)
11/12 Prince menerima penghargaan American Music Award untuk lagunya "When Doves Cry" dalam presentasi di Shrine Auditorium di Los Angeles, 1985. (AP/Doug Pizac)
Prince tampil dalam konser di Riverfront Coliseum dalam Tur Purple Rain di Cincinnati, Ohio, 1985. (AP/Rob Burns)
12/12 Prince tampil dalam konser di Riverfront Coliseum dalam Tur Purple Rain di Cincinnati, Ohio, 1985. (AP/Rob Burns)
Previous slide
Next slide

Dan tidak ada yang bisa menghentikan Prince. Ia masih tidak kenal lelah dalam melakukan konser. Ia merilis empat album dalam 18 bulan terakhir, dan batu mengumumkan bahwa ia sedang menulis otobiografi. Ia sedang melakukan tur "Piano and a Microphone" di mana ia sering melantunkan lagu "Heroes" untuk menghormati Bowie.

Kematian para pahlawan musik ini menyentuh karena karya mereka ditujukan untuk hati. Mereka bukan selebriti. Mereka sahabat yang membuat kita nyaman ketika kita patah hati, yang memberikan keberanian, yang paham apa yang kita pikirkan. [hd]

This item is part of
XS
SM
MD
LG