Tautan-tautan Akses

Standar Hidup Warga Kulit Hitam dan Hispanik Masih Tertinggal


Para peserta berinteraksi satu sama lain pada perhelatan National Association of Black Journalists dan National Association of Hispanic Journalists yang diselenggarakan pada tanggal 3 Agustus 2016 di Washington, D.C. (foto: VOA Photo/Salem Solomon)

Dua kelompok minoritas paling besar di Amerika Serikat, warga kulit hitam dan hispanik, telah mendapat kemajuan positif dalam bidang ekonomi dan pendidikan belakangan ini, namun masih tertinggal jauh dibelakang warga kulit putih.

Warga kulit hitam dan hispanik di Amerika, dua kelompok minoritas paling besar, telah mendapat kemajuan positif dalam bidang ekonomi dan pendidikan belakangan ini, namun masih tertinggal jauh dibelakang warga kulit putih.

“Tema peringatan tahun ini tentang status warga kulit hitam Amerika, adalah untuk melindungi kemajuan yang telah kita capai,” kata kepala National Urban League Marc Morial.

Dalam studi tahunannya, organisasi HAM itu mendapati bahwa standard kehidupan warga kulit hitam, berada 27 persen dibawah rata-rata warga kulit putih. Bagi warga keturunan hispanik, angka itu lebih baik sedikit, yaitu 22 persen. Angka indeks itu mengukur kualitas hidup warga kulit hitam dan keturunan hispanik dalam bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, keadilan sosial dan kegiatan dalam masyarakat.

Walaupun warga kulit hitam dan kelompok minoritas lainnya telah bekerja keras dalam dasawarsa terakhir, kemajuan yang mereka peroleh terus terancam, kata Marc Morial. Walaupun semakin banyak warga minoritas telah mendapat jaminan kesehatan, tapi kini ada usaha-usaha untuk menghilangkan jaminan kesehatan itu, tambahnya. Pernyataan Morial itu merujuk pada usaha pemerintahan Presiden Trump untuk membatalkan UU jaminan kesehatan yang disusun oleh pemerintahan Obama. [sp]

XS
SM
MD
LG