Tautan-tautan Akses

Spanyol Jadi Tujuan Utama Migran ke Eropa


Para migran yang diselamatkan dari perahu karet mereka di Laut Tengah tiba di pelabuhan Malaga, Spanyol selatan (7/7).

Spanyol telah mengambil alih posisi Italia sebagai tujuan nomor satu para migran yang menyeberangi Laut Tengah dalam upaya mereka mencapai Eropa.

Angka-angka terbaru dari badan perbatasan Uni Eropa Frontex menunjukkan jumlah migran yang mencapai Spanyol melonjak 166 persen daripada setahun silam, menjadi hampir 6.400 orang pada bulan Juni. Warganegara Maroko, Guinea dan Mali menyumbang jumlah kedatangan terbanyak di Spanyol.

Sebaliknya, jumlah migran yang menggunakan jalur sentral Laut Tengah menuju Italia dan Malta turun sekitar 87 persen daripada jumlah pada Juni 2017.

Italia menolak kritik terhadap kebijakan garis kerasnya mengenai imigrasi, setelah para pengunjuk rasa berdemonstrasi di Kementerian Dalam Negeri, menuduh instansi itu bertanggungjawab atas kematian migran di laut. Roma telah melarang kapal-kapal LSM, atau badan-badan amal lainnya, untuk menurunkan penumpang migran mereka di pelabuhan-pelabuhan Italia.

Ini menyusul temuan sebuah kapal migran yang rusak terapung-apung di Laut Tengah, di lepas pantai Libya, oleh sebuah badan amal penyelamat Spanyol pekan ini. Di puing kapal itu ditemukan mayat seorang perempuan dan anak-anak, sementara seorang perempuan lainnya diselamatkan hidup-hidup. Banyak LSM menuduh kapal garda pantai Libya dan sebuah kapal dagang yang berlayar di dekatnya telah mengabaikan para migran itu.

“Ini adalah konsekuensi langsung tidak mengizinkan LSM, yang melakukan penyelamatan di Laut Tengah, untuk bekerja di sana,” kata Oscar Camps dari LSM Spanyol Proactiva Open Arms, yang menemukan puing-puing kapal itu hari Selasa, sekitar 80 mil laut di lepas pantai Libya. [uh/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG