Tautan-tautan Akses

Somalia Peringati Satu Tahun Pemboman di Mogadishu


Gedung-gedung yang hancur akibat ledakan di Mogadishu, Somalia, 14 Oktober 2017.

Somalia memperingati satu tahun serangan di jantung ibukota Mogadishu yang menewaskan lebih dari 500 orang, salah satu serangan paling banyak menelan korban jiwa sejak serangan teroris 11 September di Amerika.

Ketika warga yang berkumpul di sebuah tugu peringatan di Mogadishu menundukkan kepala selama satu menit untuk mengheningkan cipta, seorang laki-laki yang dituduh mendalangi pemboman itu dieksekusi oleh regu tembak. Kapten Mumin Hussein, wakil jaksa agung pengadilan militer Somalia mengukuhkan eksekusi Hassan Aden Isaq itu, eksekusi pertama dibawah pemerintahan Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed.

Kenangan akan pemboman itu masih membekas di negara yang kerap menghadapi serangan kelompok ekstremis Al Shabab yang berafiliasi dengan Al Qaeda. Al Shabab tidak pernah mengklaim tanggungjawab terhadap pemboman 14 Oktober 2017 yang begitu menghancurkan itu.

Utusan Khusus PBB Untuk Somalia Nicholas Haysom, yang baru tiba hari Minggu ini (14/10) menyebut serangan itu sebagai “serangan teroris yang paling banyak menelan korban jiwa di Afrika, dan serangan teroris semacam itu setara dengan kejahatan perang.”

Pemerintah Somalia menyatakan tanggal 14 Oktober sebagai hari mengenang para korban “seluruh serangan teroris” di negara Tanduk Afrika itu. [em]

Recommended

XS
SM
MD
LG