Tautan-tautan Akses

Solidaritas dengan AS, Perempuan Berdemo di Berbagai Kota Dunia

Para peserta demonstrasi 'Berlin Women's March on Washington' di depan Gerbang Brandenburg di Berlin, Jerman (21/1). (AP/Michael Sohn)
Para peserta demonstrasi 'Berlin Women's March on Washington' di depan Gerbang Brandenburg di Berlin, Jerman (21/1). (AP/Michael Sohn)

Menurut laman Women’s March on Washington, hampir 700 "sister marchers" dijadwalkan dengan sekitar dua juta peserta.

Perempuan di kota-kota besar di seluruh dunia berdemonstrasi sebagai solidaritas kepada demonstran yang berpawai di Washington hari Sabtu (21/1), sehari setelah Donald Trump dilantik sebagai presiden Amerika.

Seperti demonstrasi di ibukota Amerika, protes global umumnya dipicu keprihatinan atas hak-hak perempuan, hak-hak sipil, dan isu-isu lingkungan hidup di saat Trump memulai masa jabatannya.

Di Jepang, ratusan orang yang umumnya mantan patriot Amerika, berbaris melewati kawasan Tokyo, meneriakkan slogan-slogan dan membawa poster bertuliskan cinta dan kasih sayang.

Di Australia, ribuan demonstran berbaris melewati konsulat Amerika di Sydney untuk menantang apa yang disebut panitia "retorika sarat kebencian" oleh presiden baru Amerika, menuduh Trump "menormalisasi seksisme dan rasialisme."

Diperkirakan 80.000 orang berdemonstrasi di Kedutaan Besar AS di London dan berbaris ke Trafalgar Square.

Protes 'Women's March' di AS dan Banyak Negara Lain

Ikon feminisme tahun 1970an, Gloria Steinem (tengah, kanan) menyapa para demonstran di barikade sebelum berbicara pada protes Women's March di Washington pada hari pertama Donald Trump menjabat sebagai presiden (21/1). (AP/John Minchillo)
1/38 Ikon feminisme tahun 1970an, Gloria Steinem (tengah, kanan) menyapa para demonstran di barikade sebelum berbicara pada protes Women's March di Washington pada hari pertama Donald Trump menjabat sebagai presiden (21/1). (AP/John Minchillo)
Tampilkan selengkapnya Show less
Pemandangan protes Women's March di Washington dari atap kantor Voice of America di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
2/38 Pemandangan protes Women's March di Washington dari atap kantor Voice of America di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Penyanyi Cher tiba di parade Women's March di Independence Ave., Washington (21/1). (AP/Sait Serkan Gurbuz)
3/38 Penyanyi Cher tiba di parade Women's March di Independence Ave., Washington (21/1). (AP/Sait Serkan Gurbuz)
Tampilkan selengkapnya Show less
Mantan menteri luar negeri AS John Kerry bergabung dengan protes Women's March di Washington, setelah pelantikan Presiden Donald Trump (21/1). (Reuters/Brian Snyder)
4/38 Mantan menteri luar negeri AS John Kerry bergabung dengan protes Women's March di Washington, setelah pelantikan Presiden Donald Trump (21/1). (Reuters/Brian Snyder)
Tampilkan selengkapnya Show less
Aktris Scarlett Johansson berorasi dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
5/38 Aktris Scarlett Johansson berorasi dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Aktris dan komedian Amy Schumer dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/N. Ardanza)
6/38 Aktris dan komedian Amy Schumer dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/N. Ardanza)
Tampilkan selengkapnya Show less
Madonna berorasi dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
7/38 Madonna berorasi dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes Women's March di Washington D.C. (21/1). (VOA/E. Cherneff)
8/38 Para demonstran dalam protes Women's March di Washington D.C. (21/1). (VOA/E. Cherneff)
Tampilkan selengkapnya Show less
Salah satu poster yang dibawa demonstran dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
9/38 Salah satu poster yang dibawa demonstran dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/E. Cherneff)
10/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/E. Cherneff)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
11/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
12/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
<p dir="RTL">دارالحکومت بیروت کے مرکز میں مظاہرین نے جمع ہونے کی کوشش کی تاکہ بینکوں اور دیگر بڑے کاروباری مراکز کے سامنے احتجاج کیا جا سکے۔</p>
13/38

دارالحکومت بیروت کے مرکز میں مظاہرین نے جمع ہونے کی کوشش کی تاکہ بینکوں اور دیگر بڑے کاروباری مراکز کے سامنے احتجاج کیا جا سکے۔

Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/E. Cherneff)
14/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/E. Cherneff)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
15/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (AP/Sait Serkan Gurbuz)
16/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (AP/Sait Serkan Gurbuz)
Tampilkan selengkapnya Show less
Nicole Monceaux dari kota New York berpartisipasi dalam protes Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (AP/Sait Serkan Gurbuz)
17/38 Nicole Monceaux dari kota New York berpartisipasi dalam protes Women's March di Washington, D.C. (21/1). (AP/Sait Serkan Gurbuz)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
18/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/M. Habibzada)
19/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/M. Habibzada)
Tampilkan selengkapnya Show less
Peserta protes massal Women&#39;s March di San Francisco, California (21/1). (VOA/M Quinn)
20/38 Peserta protes massal Women's March di San Francisco, California (21/1). (VOA/M Quinn)
Tampilkan selengkapnya Show less
Peserta protes massal Women&#39;s March di San Francisco, California (21/1). (VOA/M Quinn)
21/38 Peserta protes massal Women's March di San Francisco, California (21/1). (VOA/M Quinn)
Tampilkan selengkapnya Show less
Peserta protes massal Women&#39;s March di San Francisco, California (21/1). (VOA/M Quinn)
22/38 Peserta protes massal Women's March di San Francisco, California (21/1). (VOA/M Quinn)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran protes massal Women&#39;s March di London.&nbsp;(AP/Tim Ireland)
23/38 Para demonstran protes massal Women's March di London. (AP/Tim Ireland)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran protes massal Women&#39;s March di London.&nbsp;(AP/Tim Ireland)
24/38 Para demonstran protes massal Women's March di London. (AP/Tim Ireland)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Paris, Perancis (21/1). (Reuters/Jacky Naegelen)
25/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Paris, Perancis (21/1). (Reuters/Jacky Naegelen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Warga Brussels, Belgia, memegang lilin dalam protes untuk solidaritas terhadap demonstran Women&#39;s March di Washington (21/1).&nbsp;(AP/Geert Vanden Wijngaert)
26/38 Warga Brussels, Belgia, memegang lilin dalam protes untuk solidaritas terhadap demonstran Women's March di Washington (21/1). (AP/Geert Vanden Wijngaert)
Tampilkan selengkapnya Show less
Warga Brussels, Belgia, memegang lilin dalam protes untuk solidaritas terhadap demonstran Women&#39;s March di Washington (21/1).&nbsp;(AP/Geert Vanden Wijngaert)
27/38 Warga Brussels, Belgia, memegang lilin dalam protes untuk solidaritas terhadap demonstran Women's March di Washington (21/1). (AP/Geert Vanden Wijngaert)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para peserta protes Women&#39;s March berjalan melalui hutan Karura di Nairobi, Kenya (21/1). (VOA/J.Craig)
28/38 Para peserta protes Women's March berjalan melalui hutan Karura di Nairobi, Kenya (21/1). (VOA/J.Craig)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para peserta protes Women&#39;s March berjalan melalui hutan Karura di Nairobi, Kenya (21/1). (VOA/J.Craig)
29/38 Para peserta protes Women's March berjalan melalui hutan Karura di Nairobi, Kenya (21/1). (VOA/J.Craig)
Tampilkan selengkapnya Show less
Peserta protes Women&#39;s March berjalan melalui hutan Karura di Nairobi, Kenya (21/1). (VOA/J.Craig)
30/38 Peserta protes Women's March berjalan melalui hutan Karura di Nairobi, Kenya (21/1). (VOA/J.Craig)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para peserta protes massal Women&#39;s March di Dublin, Irlandia (21/1). (Reuters/Clodagh Kilcoyne)
31/38 Para peserta protes massal Women's March di Dublin, Irlandia (21/1). (Reuters/Clodagh Kilcoyne)
Tampilkan selengkapnya Show less
Demonstrasi Women&#39;s March di Barcelona, Spanyol (21/1). (AP/Manu Fernandez)
32/38 Demonstrasi Women's March di Barcelona, Spanyol (21/1). (AP/Manu Fernandez)
Tampilkan selengkapnya Show less
Aktivis Sarah Annay Williamson dalam protes Women&#39;s March di Kolkata, India (21/1). (AP/Bikas Das)
33/38 Aktivis Sarah Annay Williamson dalam protes Women's March di Kolkata, India (21/1). (AP/Bikas Das)
Tampilkan selengkapnya Show less
Peserta demonstrasi #IWillGoOut untuk solidaritas terhadap protes Women&#39;s March di Washington, di sepanjang jalan Ahmedabad, India (21/1).&nbsp;(Reuters/Amit Dave)
34/38 Peserta demonstrasi #IWillGoOut untuk solidaritas terhadap protes Women's March di Washington, di sepanjang jalan Ahmedabad, India (21/1). (Reuters/Amit Dave)
Tampilkan selengkapnya Show less
Peserta demonstrasi #IWillGoOut untuk solidaritas terhadap protes Women&#39;s March di Washington, di sepanjang jalan di Bengaluru, India (21/1).&nbsp;(Reuters/Abhishek N. Chinnappa)&nbsp;
35/38 Peserta demonstrasi #IWillGoOut untuk solidaritas terhadap protes Women's March di Washington, di sepanjang jalan di Bengaluru, India (21/1). (Reuters/Abhishek N. Chinnappa) 
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
36/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (VOA/B. Allen)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (AP/John Minchillo)
37/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (AP/John Minchillo)
Tampilkan selengkapnya Show less
Para demonstran dalam protes massal Women&#39;s March di Washington, D.C. (21/1). (AP/John Minchillo)
38/38 Para demonstran dalam protes massal Women's March di Washington, D.C. (21/1). (AP/John Minchillo)
Tampilkan selengkapnya Show less
Previous slide
Next slide

Di Berlin, perempuan menggelar poster di depan Gerbang Brandenburg, satu dari tujuh aksi unjuk rasa di seluruh Jerman.

Protes juga berlangsung di beberapa kota lain Eropa, termasuk Paris, Budapest, Amsterdam, dan Den Haag.

Demonstrasi juga diselenggarakan di Cape Town, Afrika Selatan, dan dijadwalkan di negara-negara Afrika lain termasuk Nigeria, Malawi dan Madagaskar.

Protes-protes itu dijadwalkan digelar di setiap benua, termasuk Antartika, di mana "pengunjung yang peduli lingkungan dengan kapal ekspedisi" direncanakan berbaris dalam kapal selagi berada di lepas pantai Semenanjung Antartika.

Menurut laman Women’s March on Washington, hampir 700 "sister marchers" dijadwalkan dengan sekitar dua juta peserta. [ka]

This item is part of
​
XS
SM
MD
LG