Tautan-tautan Akses

Soal Venezuela, Presiden Erdogan Kecam Amerika


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara di hadapan para pendukung partainya, Partai Keadilan dan Pembangunan dalam sebuah acara menjelang pemilu nasional pada 31 Maret di Ankara, 31 Januari 2019.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara di hadapan para pendukung partainya, Partai Keadilan dan Pembangunan dalam sebuah acara menjelang pemilu nasional pada 31 Maret di Ankara, 31 Januari 2019.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh “imperialism” Amerika berupaya menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Pernyataan keras terbaru Erdogan ini disampaikan untuk mendukung sekutunya, Nicolas Maduro, di tengah meningkatnya tekanan Amerika terhadap Turki agar segera menyudahi dukungan terhadap pemimpin Venezuela itu.

“Apakah Venezuela merupakan bagianmu?” ujar Erdogan merujuk pada Presiden Amerika Donald Trump, dalam pidato di hadapan parlemen, Selasa (5/2). “Presiden Venezuela dipilih lewat pemilu. Apa hak Anda memilih pemimpin lain? Di mana demokrasi? Bagaimana hal ini dapat diterima?”

“Kami tidak menerima dunia dimana pihak yang kuat berarti benar. Kami menentang posisi imperialis seperti itu,” tambah Erdogan yang disambut tepuk tangan meriah para wakil dan pendukungnya.

Meskipun Amerika dan Uni Eropa mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela, Erdogan tetap mendukung kuat Nicolas Maduro, membuatnya berbenturan dengan negara-negara Barat yang menjadi sekutunya. [em]

XS
SM
MD
LG