Tautan-tautan Akses

Serangan Mortir Hantam Kabul, Saat Afghanistan Rayakan Hari Kemerdekaan


Asap mengepul menyusul serangan roket saat berlangsungnya perayaan hari Kemerdekaan di kompleks Kementerian Pertahanan Afghanistan di Kabul, 18 Agustus 2020. (AP Photo/Rahmat Gul)

Sejumlah mortir menghantam beberapa daerah di ibu kota Afghanistan, Kabul, Selasa pagi (18/8), sewaktu rakyat negara itu memperingati Hari Kemerdekaan di tengah-tengah ketidakpastian mengenai kapan dimulainya pembicaraan antara Taliban dan pemerintah Kabul.

Belum ada kelompok militan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan belum ada laporan mengenai jatuhnya korban dan kerusakan yang diakibatkan serangan tersebut.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Tariq Arian, mengatakan, mortir-mortir itu ditembakkan dari dua kendaraan yang ditempatkan di bagian utara dan bagian timur ibukota.

Menurut sejumlah saksi mata, yang berbicara dengan syarat nama mereka dirahasiakan karena mengkhawatirkan pembalasan, sebuah mortir jatuh di kawasan permukiman mewah Wazir Akbar Khan, di mana para diplomat dan pejabat tinggi pemerintahan tinggal.

Serangan itu berlangsung satu hari setelah pemerintah mengatakan tidak akan membebaskan 320 militan Taliban yang ditahan sebelum kelompok pemberontak itu membebaskan lebih banyak tentara Afghanistan yang ditahan. Keputusan pemerintah ini bertentangan dengan keputusan Dewan Agung Konsultatif – Loya Jirga – dan kemungkinan akan menghambat penyelenggaraan pembicaraan perdamaian antar warga Afghanistan yang diupayakan AS.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, ia tidak mengetahui adanya serangan mortir di Kabul. ISIS Khorasan, sebuah kelompok militan di Afghanistan yang berafiliasi dengan ISIS, pada masa lalu sering mengacaukan peringatan-peringatan hari besar di negara itu dengan serangan roket. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG