Tautan-tautan Akses

Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi lebih dari 80 orang dalam serangan yang diklaim oleh ISIS di Irak Selatan, yang menarget sebuah restoran yang kerap dikunjungi peziarah Muslim Syiah, kata para pejabat Irak, Jumat (15/9).

Delapan puluh empat orang tewas dan 93 lainnya cedera dalam serangan di Nasiriyah, di provinsi Thi Qar, Irak Selatan, Kamis malam (15/9), kata Gubernur Yahya al-Nassiri. Di antara para korban tercatat tujuh warga Iran tewas dan 16 lainnya luka-luka.

Al-Nassiri menambahkan bahwa direktur intelijen provinsi itu telah diganti dan Kementerian Dalam Negeri telah memanggilnya untuk diselidiki.

Serangan dimulai ketika terjadi penembakan di sebuah pos pemeriksaan dan sebuah restoran di pinggir jalan utama yang menghubungkan provinsi itu dengan Baghdad, disusul oleh aksi dua pelaku serangan bom mobil bunuh diri.

Pemimpin spiritual masyarakat mayoritas Syiah Irak mengecam serangan hari Jumat itu dengan meminta pemerintah pusat dan para pemimpin lokal Irak agar “memikul tanggung jawab dan secara profesional melindungi warganegara dari teroris.”

Pesan Ayatullah Ali al-Sistani itu disampaikan utusannya, Sheikh Abdulmehdi al-Karbalai dari kota suci Karbala pada waktu sholat Jumat.

ISIS telah berulang kali melancarkan serangan berskala besar setelah kehilangan territorial. Juli lalu, pasukan Irak menyatakan kemenangan atas ISIS di kota terbesar ke-dua, Mosul, suatu kemenangan militer yang praktis mengakhiri kekalifahan yang diproklamirkan kelompok ekstremis itu. [uh/lt]

XS
SM
MD
LG