Tautan-tautan Akses

Serangan di Zabul, Afghanistan, 25 Tewas


Serangan di Qalat, ibu kota provinsi Zabul, Afghanistan menewaskan sedikitnya 25 polisi dan tentara, Jumat, 20 Maret 2020. (Foto: ilustrasi/dok).

Seorang pejabat Afghanistan mengatakan, sedikitnya 25 polisi dan tentara tewas akibat serangan di sebuah pangkalan bersama militer dan polisi di bagian selatan Provinsi Zabul, yang menjadi kubu pertahanan Taliban.

Assadullah Kakar, seorang anggota dewan provinsi, mengatakan, Talibanlah yang melangsungkan serangan itu dengan bantuan personel polisi dan militer di pangkalan tersebut.

Namun, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri, Tariq Arian, mengatakan, serangan itu sedang diselidiki, dan menolak memberitahu berapa jumlah korban tewas atau rincian insiden itu.

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab, namun juru bicara Taliban Zabihullah Mujahed mengatakan ia akan menyelidiki tuduhan itu.

Serangan itu berlangsung sementara AS dan NATO memulai penarikan bertahap pasukan, sesuai kesepakatan perdamaian yang ditandatangani bulan lalu antara AS dan Taliban.

Penarikan pasukan itu terkait dengan janji Taliban untuk memerangi terorisme, termasuk afiliasi ISIS, yang bermarkas di bagian timur Afghanistan.

Namun, Washington kesulitan untuk membuat para politisi Afhanistan -- yang sering berselisih pendapat-- bersatu di bawah satu pemimpin tunggal untuk memulai perundingan internal di Afghanistan, satu langkah penting dalam kesepakatan AS-Taliban.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan saingannya dalam pemilu presiden tahun lalu, Abdullah Abdullah, sama-sama medeklarasikan diri sebagai presiden dalam upacara pelantikan yang terpisah dan hampir bersamaan sebelumnya bulan ini. Sejak itu, utusan perdamaian Washington yang memediasi kesepakatan AS-Taliban telah berunding dengan kedua pemimpin itu untuk mencari kompromi. Hingga saat ini, perselisihan malah semakin meningkat. [ab/uh]

Lihat komentar

Recommended

XS
SM
MD
LG