Tautan-tautan Akses

Serangan Bom Bunuh Diri Tewaskan 40 di Afghanistan


Pasukan keamanan Afghanistan berjaga-jaga di lokasi serangan bunuh diri di Kabul, Afghanistan, 28 Desember 2017.

Sebuah serangan bom bunuh diri terhadap sebuah bangunan yang menjadi pusat kebudayaan Muslim Syiah di Kabul, Afghanistan, yang memiliki hubungan dengan Iran, menewaskan dan melukai puluhan orang.

Nusrat Rahimi, wakil juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, mengukuhkan kepada VOA bahwa 40 orang tewas dan 30 lainnya terluka. Jumlah korban diperkirakan akan meningkat.

Sejumlah saksi mata mengungkapkan, pembom bunuh diri meledakan dirinya pada sebuah pertemuan besar yang sedang berlangsung di lantai dasar Pusat Sosial dan Kebudayaan Tebyan, tidak lama sebelum dua bom lainnya meledak secara berurutan.

Mohammad Sabir Nasib, direktur sebuah rumah sakit di Kabul, mengatakan kepada VOA, pihaknya telah menerima 11 mayat dan 18 orang lain yang mengalami luka parah. Ia mengatakan, jumlah korban tewas kemungkinan meningkat. Sejumlah perempuan, menurut Nasib, termasuk di antara para korban.

Afghan Voice Agency (AVA), sebuah organisasi berita, juga bertempat di gedung yang diledakkan itu. Reuters melaporkan, sedikitnya seorang wartawan AVA termasuk di antara korban tewas.

Belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut. Serangan-serangan sebelumnya yang menarget tempat-tempat ibadah dan prosesi-prosesi keagamaan Syiah di Kabul dan daerah-daerah lain di Afghanistan diklaim oleh ISIS. Kelompok pemberontak Taliban membantah mendalangi serangan itu.

Misi NATO di Afghanistan dalam sebuah pernyataannya mengutuk serangan maut tersebut. [ab]

XS
SM
MD
LG