Tautan-tautan Akses

Seorang Pria Terluka dalam Penembakan di Bandara Kuala Lumpur


Pesawat Malaysia Airlines terlihat terparkir di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia 6 Oktober 2020. Seorang pria yang mencoba menembak istrinya di bandara itu pada Minggu (14/4) justru membuat pengawal pribadinya mengalami kondisi kritis. (Foto: REUTERS/Lim Huey Teng)
Pesawat Malaysia Airlines terlihat terparkir di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia 6 Oktober 2020. Seorang pria yang mencoba menembak istrinya di bandara itu pada Minggu (14/4) justru membuat pengawal pribadinya mengalami kondisi kritis. (Foto: REUTERS/Lim Huey Teng)

Seorang pria yang mencoba menembak istrinya di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Minggu (14/4) justru membuat pengawal pribadinya mengalami kondisi kritis, demikian disampaikan otoritas Malaysia.

Polisi sedang menyelidiki insiden penembakan yang tidak lazim terkait dengan perselisihan rumah tangga dan mengatakan insiden itu tidak ada hubungannya dengan terorisme.

Menurut polisi, penembak yang diduga mengincar istrinya di area kedatangan, tapi tembakannya malah mengenai pengawal istrinya. Pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Tersangka melepaskan dua tembakan sebelum mengenai seorang pria setempat yang merupakan pengawalnya, menyebabkan korban menderita luka di bagian perut,” kata kepala polisi negara bagian Selangor Hussein Omar Khan dalam sebuah pernyataan.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Shuhaily Zain menambahkan: "Pria itu sebenarnya bermaksud menembak istrinya."

Petugas sedang mencari seorang pria Malaysia berusia 38 tahun yang sebelumnya ditangkap karena mengancam istrinya.

Setelah menerima ancaman tersebut, perempuan itu mempekerjakan seorang pengawal pada tahun sebelumnya, demikian kata Shuhaily.

Polisi mengatakan bahwa perempuan tersebut, yang merupakan pengelola sebuah agen perjalanan, berada di bandara untuk menyambut jamaah Muslim yang pulang dari Mekah.

Kekerasan bersenjata jarang terjadi di Malaysia, yang memiliki undang-undang pengendalian senjata yang ketat. Kepemilikan senjata api ilegal dapat dihukum hingga 40 tahun penjara. [ah/ft]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG