Tautan-tautan Akses

AS

Senat Setujui RUU, Jadikan Juneteenth Hari Libur Nasional


Senat AS meloloskan RUU yang akan menjadikan tanggak 19 Juni (Juneteenth) sebagai hari libur federal. (Foto: ilustrasi).

Senat AS meloloskan RUU, Selasa (15/6) yang akan menjadikan 19 Juni, Juneteenth sebagai hari libur federal untuk memperingati berakhirnya perbudakan di Amerika Serikat.

Juneteenth akan menjadi hari libur federal ke-12 melalui RUU yang diperkirakan dengan mudah lolos di DPR, yang kemudian akan mengirimkannya ke Presiden Joe Biden untuk ditandatangani.

Juneteenth diperingati ketika warga Afrika-Amerika terakhir yang diperbudak mengetahui bahwa mereka telah bebas.

Tentara Konfederasi menyerah pada April 1865, namun kabar itu tidak sampai ke orang kulit hitam terakhir yang masih diperbudak hingga 19 Juni, ketika tentara Union dari Utara membawa berita kebebasan itu tiba di Galveston, Texas. Itu sekitar dua setengah tahun setelah Proklamasi Emansipasi (Emancipation Proclamation) untuk membebaskan para budak di negara-negara bagian selatan AS.

"Menjadikan Juneteenth sebagai hari libur federal merupakan sebuah kemajuan dan langkah besar untuk mengakui kesalahan masa lalu," kata Pemimpin mayoritas senat Chuck Schumer, dari Partai Demokrat asal New York "Kita harus terus berjuang guna memastikan keadilan yang setara dan memenuhi janji Proklamasi Emansipasi dan Konstitusi AS."

Senat AS meloloskan RUU itu melalui suatu kesepakatan dengan persetujuan yang bulat. Hanya satu keberatan senator diperlukan untuk memblokir perjanjian semacam itu.

Senator Ron Johnson adri Republik asal Wisconsin sebelumnya pernah keberatan dengan RUU terkait peringatan Juneteenth tersebut karena biaya dan kurangnya perdebatan. Johnson mengatakan bahwa dia telah mendukung resolusi yang mengakui pentingnya Juneteenth. Akan tetapi ia khawatir hari besar baru itu akan memberi satu lagi hari libur bagi pegawai federal dengan biaya sekitar $600 juta per tahun.

RUU ini disponsori oleh Senator Edward Markey, dengan 60 sponsor lain yang bergabung. Senat Demokrat dari Massachusetts itu hari Senin menyatakan melalui cuitan di Twitter: "Jalan yang panjang ditempuh demi keadilan ras di Amerika Serikat dan tidak bisa tercapai tanpa mengakui dosa masa lalu bangsa kita dalam perbudakan. Sudah lama terlambat untuk menjadikan Juneteenth hari libur federal."

Sebagian besar negara bagian mengakui Juneteenth sebagai hari libur atau peringatan secara resmi untuk hari tersebut. Sebagian besar negara bagian mengadakan berbagai perayaan. Juneteenth selama ini telah menjadi hari libur untuk pegawai negeri negara bagian di Texas, New York, Virginia, dan Washington.

Di bawah undang-undang yang baru, hari libur federal itu akan dikenal sebagai Hari Kebebasan Nasional Juneteenth. [mg/lt]

Lihat komentar (1)

Forum ini telah ditutup.
XS
SM
MD
LG