Tautan-tautan Akses

AS

Senat AS Gagal Loloskan Anggaran Pemerintah dan Batas Utang


Bendera AS berkibar di depan US Capitol di Washington. (Foto: AP/J. David Ake)

Senat Amerika Serikat (AS), Senin (27/9) , gagal meloloskan RUU untuk mencegah penutupan sebagian pemerintah dan menghindari kegagalan pemerintah federal membayar utang pada awal minggu legislatif penting. Kegagalan ini menyoroti tantangan yang dihadapi Kongres yang sangat terpecah.

Para anggota Kongres dari Partai Republik, Senin (27/9) malam, memilih menentang RUU tersebut yang memaksa Partai Demokrat untuk mencari cara lain agar pemerintah tetap berjalan setelah Kamis dan menaikkan pagu utang sebelum pemerintah diperkirakan akan gagal membayar pinjamannya sekitar akhir Oktober atau awal November.

Pemungutan suara yang hampir mendekati garis partai itu gagal dengan suara 48-50. Partai Demokrat mengontrol tipis kedua lembaga Kongres, tetapi berdasarkan aturan Senat, diperlukan 60 dari 100 suara Senat untuk meloloskan sebagian besar RUU di lembaga itu.

Partai Republik menginginkan Partai Demokrat menaikkan sendiri batas utang, dengan mengatakan Partai Republik tidak mendukung rencana pengeluaran Partai Demokrat yang mencapai triliunan dolar.

"Kami tidak bersedia membantu Partai Demokrat menaikkan pagu utang sementara mereka menetapkan pajak dan proporsi anggaran bersejarah yang sembrono di belakang layar " kata ketua faksi Partai Republik di Senat, Mitch McConnell, Senin (27/9).

Partai Demokrat mengatakan banyak utang negara terjadi selama pemerintahan Trump. Secara historis, kedua belah pihak telah memilih untuk menaikkan batas utang untuk mencegah Amerika gagal membayar utang.

Pemimpin faksi Mayoritas di Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer mengatakan tindakan Partai Republik adalah "salah satu pemungutan suara yang paling sembrono dan tidak bertanggung jawab yang disaksikan terjadi di Senat" dan "Partai Republik telah memantapkan dirinya sebagai partai kegagalan."

McConnell mengatakan Partai Republik akan mendukung RUU yang mendanai kegiatan sehari-hari pemerintah, yang kehabisan dana setelah Kamis. Meski demikian Partai Demokrat, tidak ingin memisahkan RUU anggaran pemerintah dari RUU pagu utang. [my/pp]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG