Tautan-tautan Akses

Semakin Banyak Warga AS yang Mencari Bantuan Pangan


Relawan dari Greater Pittsburgh Community Food Bank, membagikan kotak makanan di tempat parkir yang dikosongkan akibat pandemi Covid-19, di Bandara Internasional Pittsburgh, Rabu, 22 April, 2020. (Foto: AP/Gene J. Puskar)
Relawan dari Greater Pittsburgh Community Food Bank, membagikan kotak makanan di tempat parkir yang dikosongkan akibat pandemi Covid-19, di Bandara Internasional Pittsburgh, Rabu, 22 April, 2020. (Foto: AP/Gene J. Puskar)

Organisasi bantuan kelaparan, Feeding America, mengatakan semakin banyak orang yang mencari bantuan di bank-bank makanan di seantero AS.

Phyllis Marder berhenti menjadi sopir Uber segera setelah pandemi virus corona melanda. Kini ia tengah kesulitan dan mengaku tak lagi merasa malu untuk mendatangi dapur umum demi bertahan hidup.

“Saya lalu memutuskan bahwa merahasiakan ini membuat situasi semakin sulit dan membuat saya semakin merasa bersalah. Akhirnya, saya memutuskan bahwa lebih penting untuk membicarakannya (secara terbuka), misalnya bahwa ‘saya harus membayar tagihan listrik dan pergi ke dapur umum," kata Phyllis Marder.

Warga AS menunggu di kendaraan mereka saat pendistribusian makanan drive-thru yang diselenggarakan oleh Bank Makanan Regional Los Angeles, akibat terdampak pandemi Covid-19. (Foto: dok).
Warga AS menunggu di kendaraan mereka saat pendistribusian makanan drive-thru yang diselenggarakan oleh Bank Makanan Regional Los Angeles, akibat terdampak pandemi Covid-19. (Foto: dok).

Banyak warga Amerika lainnya seperti Phyllis.

Feeding America, salah satu organisasi terbesar di Amerika yang memerangi kelaparan, mengatakan bahwa jumlah orang yang mencari bantuan pangan telah meningkat sekitar 60 persen sejak pandemi dimulai.

Bank makanan dan lembaga nonprofit membantu mereka bertahan.

Briana Dominguez, ibu dua anak, mengaku mulai lebih sering ke dapur umum setelah kekasihnya kehilangan pekerjaan.

Ia sendiri akan kehilangan pekerjaannya dalam dua minggu. Dominguez berharap bank makanan Illinois, bernama dapur Hillside, akan membantu ia dan keluarganya bertahan.

Warga AS antri untuk mendapatkan bantuan makanan di Harlem's Food Bank For New York City, dapur komunitas dan persediaan makanan di New York, Senin, 16 November 2020. (Foto: dok).
Warga AS antri untuk mendapatkan bantuan makanan di Harlem's Food Bank For New York City, dapur komunitas dan persediaan makanan di New York, Senin, 16 November 2020. (Foto: dok).

“Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan kalau saya kehilangan pekerjaan. Saya tidak tahu apa yang akan saya perbuat jika tidak ada dapur Hillside. Pasti akan sangat sulit,” kata Briana Dominguez.

Warga New Orleans, Norman Butler, telah menjadi pengangguran. Ia mengaku ia dan keluarganya akan kelaparan tanpa bantuan pangan.

Semakin Banyak Warga AS yang Mencari Bantuan Pangan
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:21 0:00

“Jika bukan berkat orang-orang yang mempersilakan kita mengambil bantuan makanan untuk kita bawa pulang, kita pasti sudah sengsara. Saya yakin, kita pasti sudah kelaparan,” jelasnya.

Butler mengatakan ia tidak seberuntung banyak warga Amerika lainnya yang bisa tetap bekerja dari rumah selama pandemi.

“Tidak semua orang bisa bekerja dari rumah, dan tidak semua orang punya karir di mana mereka cukup bekerja di depan komputer dan tetap digaji. Orang yang seperti saya, seorang sopir limusin, sopir bus antar-jemput, pelayan,” imbuh Norman Butler.

Sambil menaruh sebongkah keju di kulkasnya, Butler berkata, “Ini yang namanya berkah.” [rd/jm]

XS
SM
MD
LG