Tautan-tautan Akses

Sekolah Baru Dibuka untuk Pengungsi Palestina di Yordania


Anak-anak sekolah pengungsi pergi setelah hari pertama tahun ajaran baru di salah satu sekolah UNRWA di kamp pengungsi Palestina al Wehdat, di Amman, Yordania, sebagai ilustrasi. (Foto: REUTERS/Muhammad Hamed)

Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dan Departemen Luar Negeri AS secara resmi membuka sekolah untuk pengungsi Palestina di Yordania, Minggu (28/11).

Sekolah dasar dan persiapan khusus anak perempuan itu didanai oleh Departemen Luar Negeri AS dan dibangun di ibu kota Amman. Sekolah itu diberi nama Zohour Elementary and Preparatory Girls School.

Nancy Jackson, seorang pejabat tinggi di Biro Kependudukan, Pengungsi dan Migrasi Departemen Luar Negeri AS, mengatakan dalam acara pembukaan, Amerika tahun ini telah memberikan kontribusi yang signifikan untuk operasi UNRWA, dengan memberikan dukungan dana bagi lebih dari 700 sekolah yang dioperasikan badan itu di berbagai wilayah di Timur Tengah.

Pelajar pengungsi Palestina duduk di dalam U.N. Relief and Works Sekolah Badan Pengungsi Palestina (UNRWA) saat mereka memulai hari pertama sekolah baru mereka. (Foto: REUTERS/Suhaib Salem)
Pelajar pengungsi Palestina duduk di dalam U.N. Relief and Works Sekolah Badan Pengungsi Palestina (UNRWA) saat mereka memulai hari pertama sekolah baru mereka. (Foto: REUTERS/Suhaib Salem)

UNRWA belakangan ini menghadapi kendala anggaran terutama akibat pandemi COVID-19.

“Bersama dan dalam solidaritas, kita akan mampu menjawab tantangan karena kita membutuhkan pendidikan, kita berutang untuk menawarkan mimpi dan masa depan yang lebih baik kepada para pengungsi Palestina,” kata Philippe Lazzarini, kepala badan PBB tersebut.

UNRWA didirikan untuk menyediakan pendidikan, perawatan kesehatan, makanan dan layanan lainnya kepada 700.000 warga Palestina yang melarikan diri atau terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat konflik yang menyusul pendirian Israel pada tahun 1948. [ab/uh]

Lihat komentar (1)

Forum ini telah ditutup.
XS
SM
MD
LG