Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB Melihat Tahun 2020 dengan Rasa Cemas Bercampur Harapan


Sekjen PBB Antonio Guterres 

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres hari Selasa (31/12) memberi pernilaian buruk tentang tahun 2019 yang akan segera berakhir, namun ia berharap orang-orang muda akan bisa membuat dunia ini lebih baik di tahun 2020 dan di masa depan.

Sekjen PBB Antonio Guterres melihat tahun 2020 dan dasawarsa yang berikutnya dengan rasa cemas bercampur harapan. Ketidakpastian dan ketidak-amanan yang kita hadapi merupakan alasan keprihatinan dan memaksa kita berpikir, tambahnya.

Peningkatan kesenjangan, rasa kebencian, dunia yang penuh perang dan pemanasan bumi, adalah ancaman yang selalu akan mengganggu stabilitas dan perdamaian. Kata Guterres, dunia tidak bisa tinggal diam melihat generasi yang sekarang terus mengabaikan hal-hal penting ini sementara bumi semakin panas.

“Tapi masih ada harapan. Tahun ini, pesan tahun baru saya tujukan pada harapan itu, yaitu orang-orang muda di seluruh dunia. Mulai dari tindakan menanggulangi pemanasan bumi, kesenjangan jender dan keadilan sosial, sampai ke masalah HAM, masa depan dunia ini terletak di tanganmu. Saya sangat terkesan pada semangat dan tekad kuat kalian untuk menghadapi semua itu. Kalian jelas menuntut peran untuk membangun dunia yang baru, dan saya akan mendukung kalian. PBB mendukung kalian dan PBB adalah milik kalian,” ujar Guterres.

Pada bulan September, PBB menyerahkan hadiah lingkungan kepada gerakan yang dikenal dengan nama Fridays for Future, yang dimulai oleh aktivis iklim Greta Thunberg dari Swedia. Thunberg menuntut dikuranginya emisi gas rumah kaca yang merupakan penyebab perubahan iklim.

Sekretaris-Jenderal PBB itu mengatakan, dunia membutuhkan orang-orang muda yang berani berbicara terus-terang dan punya ide-ide yang besar.

"Saya mengucapkan Salam bahagia dan perdamaian untuk tahun 2020. Terima kasih,” demikian pernyataan Guterres menyambut tahun baru 2020. (ii)

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG