Tautan-tautan Akses

Sejumlah Pemimpin Unjuk Rasa di Mali Ditangkap


Para pengunjuk rasa memasang barikade di Jembatan Martyrs, di Bamako, Mali, 11 Juli 2020.
Para pengunjuk rasa memasang barikade di Jembatan Martyrs, di Bamako, Mali, 11 Juli 2020.

Koalisi oposisi Mali mengatakan pasukan keamanan menahan dua tokoh yang memimpin sejumlah unjuk rasa anti-pemerintah dan menyerbu markas mereka pada Sabtu (11/7), setelah berbagai demonstrasi yang diwarnai kekerasan terhadap presiden.

Sekelompok kecil demonstran memasang barikade dari ban-ban dan potongan kayu untuk menutup lalu lintas di beberapa distrik di ibu kota Mali, Bamako. Namun, jumlah pengunjuk rasa jauh lebih sedikit dibandingkan ribuan yang turun ke jalan-jalan dan menduduki gedung-gedung pemerintah pada Jumat (10/7).

Koalisi oposisi M5-RFP mengatakan Choguel Kokala Maiga dan Mountaga Tall, dua tokoh senior dalam gerakan itu, ditahan bersama beberapa aktivis lain pada Sabtu (11/7). Seorang pemimpin protes lain, Issa Kaou Djim, ditangkap pada Jumat (10/7).

Selain itu, pasukan keamanan "datang dan menyerang dan mengobrak abrik markas kami," kata juru bicara M5-RFP Nouhoum Togo.

Belum ada komentar segera dari Kementerian Keamanan. [vm/ft]

XS
SM
MD
LG