Tautan-tautan Akses

AS

Sejumlah Kota dan Negara Bagian di AS Masih Tetap Terapkan Perjanjian Iklim Paris


Mantan Walikota New York Michael Bloomberg di Istana Elysee, Paris, 9 Maret 2017. (AP Photo/Christophe Ena).

Banyak negara bagian, kota dan bisnis di Amerika yang menyatakan akan mengukuhkan komitmen Amerika terhadap Perjanjian Iklim Paris, meskipun Presiden Donald Trump keluar dari perjanjian tersebut. Di bawah Presiden Barack Obama, Amerika berkomitmen pada tahun 2025 akan mengurangi emisi gas rumah kaca 26-28 persen di bawah kadar tahun 2005.

Respons atas keputusan Trump itu dimuat dalam surat berjudul “We Are Still In” yang ditandatangani ratusan pemimpin negara bagian, kota, universitas dan bisnis, yang berjanji akan melanjutkan dukungan mereka bagi perjanjian perubahan iklim Paris.

Mantan Walikota New York dan Utusan Khusus PBB untuk Kota-kota dan Perubahan Iklim, Michael Bloomberg, menjanjikan 15 juta dolar untuk mengisi kontribusi Amerika terhadap perjanjian iklim itu. Bloomberg mengatakan, pemerintah Amerika mungkin saja keluar dari perjanjian itu, tetapi rakyat Amerika masih berkomitmen terhadapnya dan akan memenuhi target Amerika.

Hanya beberapa hari setelah pengumuman Trump keluar dari perjanjian itu, Gubernur California Jerry Brown bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan menandatangani perjanjian mengenai upaya mengurangi emisi.

Sementara itu Agenda Aksi Iklim Nasional Walikota-Walikota melansir pernyataan yang ditandatangi 61 walikota dari berbagai penjuru negara yang menyatakan akan melanjutkan komitmen mereka terhadap perjanjian itu. Mereka akan meningkatkan investasi dalam bidang energi terbarukan dan efisiensi energi, membeli dan menciptakan lebih banyak permintaan bagi mobil dan truk listrik.

Mereka juga menyatakan akan meningkatkan upaya memangkas emisi gas rumah kaca dan menciptakan ekonomi berdasarkan energi bersih. Jika presiden ingin melanggar janji-janji yang telah dibuat terhadap sekutu Amerika yang tertuang dalam Perjanjian Paris, para walikota berjanji akan membangun dan memperkuat hubungan di seluruh dunia untuk melindungi planet bumi dari risiko iklim yang merusak. [uh/ab]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG