Tautan-tautan Akses

Sejumlah Aksi oleh Iran, Rusia, Korut Menguji Kesiagaan Militer AS


Kapal Garda Revolusioner Iran berlayar dekat kapal-kapal militer AS di Teluk Persia dekat Kuwait, 15 April 2020.

Sejumlah tindakan bermusuhan yang dilancarkan Iran, Rusia dan Korea Utara dalam waktu 48 jam terakhir telah menguji kesiagaan militer Amerika di luar negeri pada saat negara itu berjuang melawan virus corona.

Namun, Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan dalam sebuah wawancara, Kamis (16/4), “Kami terus siaga.”

Pentagon merilis sebuah video yang katanya menunjukkan “tindakan berbahaya dan mengganggu” pada Rabu (15/4) yang dilakukan oleh 11 kapal Angkatan Laut Iran terhadap enam kapal perang Amerika yang berada di perairan internasional di Teluk Persia.

Pentagton mengatakan kapal-kapal Iran itu mendekat sampai 10 meter dari haluan kapal penjaga pantai Amerika.

Di kawasan udara internasional di atas Laut Tengah, sebuah jet tempur Rusia mencegat pesawat pengintai Amerika dengan terbang hanya 10 meter di muka pesawat itu. Awak pesawat Amerika melaporkan terjadinya turbulensi udara yang kuat karena ulah pesawat Rusia itu yang berlangsung selama 40 menit.

Komando Antariksa Amerika mengatakan Rusia juga menguji coba misil antisatelit pada Rabu (15/4).

Satu hari sebelumnya, Korea Utara meluncurkan beberapa misil penjelajah ke Laut Jepang, hanya beberapa jam sebelum pemilihan umum di Korea Selatan.

Sementara itu, kegiatan militer China di Laut Cina Selatan juga meningkat, ketika tiga kapal induk Amerika yang berada di kawasan Pasifik sedang menghadapi masalah.

Kata Brad Bowman, pejabat Center on Military and Political Power at the Foundation for Defense of Democracies, kapal induk Theodore Roosevelt sedang berlabuh di Guam karena virus corona mewabah di kapal itu. Kapal induk USS Ronald Reagan sedang menjalani perbaikan rutin di Jepang, dan anak buah kapal induk USS Nimitz sedang menjalani karantina di negara bagian Washington di pantai Barat Amerika. [ii/pp]

XS
SM
MD
LG