Tautan-tautan Akses

Rusia: Sanksi-sanksi Baru Didasarkan pada Tuduhan Tidak Kredibel


Kedutaan Rusia di Washington D.C. (Foto: dok).

Kedubes Rusia di Washington mengatakan, sanksi-sanksi baru AS terhadap Rusia didasarkan pada tuduhan-tuduhan yang tidak kredibel bahwa Rusia bertanggung jawab dalam kasus peracunan mantan mata-mata Rusia dan putrinya di Inggris.

Kedubes itu mengatakan bahwa AS tidak menanggapi permintaan Rusia untuk mengajukan bukti dalam kasus itu, dan bahwa Rusia mendukung penyelidikan yang transparan mengenai apa yang terjadi.

Departemen Luar Negeri Amerika mengumumkan sanksui-sanksi baru itu, Rabu, dengan mengatakan bahwa Rusia telah melanggar peraturan internasional karena menggunakan racun syaraf terhadap warganya sendiri.

Seorang polisi Inggris menemukan Sergei Skripal dan putrinya Yulia ditemukan tidak sadar di bangku taman di kota Salisbury. Mereka terkena novichok, bahan beracun yang berasal dari zaman Uni Soviet dulu. Keduanya selamat dari keracunan gawat itu setelah dirawat berbulan-bulan di rumah sakit.

Sanksi-sanksi Amerika itu akan mulai berlaku tanggal 22 Agustus, dan pada umumnya menyangkut larangan ekspor barang-barang atau bahan-bahan yang bisa menjadi masalah keamanan nasional, seperti barang-barang elektronik.

Pejabat senior departemen luar negeri Amerika mengatakan, Rusia akan dikenai sanksi-sanksi yang lebih berat lagi dalam waktu 90 hari kalau tidak menunjukkan pernyataan yang bisa dipercaya bahwa negara itu tidak lagi menggunakan senjata kimia atau senjata biologi. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG