Tautan-tautan Akses

Rumah-rumah Sakit di Moskow akan Kewalahan Tampung Pasien Corona


Antrean ambulans di Khimki, luar kota Moskow, Rusia, di tengah wabah corona, 11 April 2020. (Foto: dok).

Pihak berwenang di Moskow, Selasa (14/4), memperingatkan bahwa ibu kota Rusia itu, dalam dua hingga tiga pekan lagi, kemungkinan akan kesulitan menampung pasien-pasien virus corona yang jumlahnya terus meningkat secara signifikan.

Moskow, yang paling parah dilanda wabah itu di Rusia, sebetulnya telah bergegas membangun rumah-rumah sakit darurat, dan mengalihfungsikan sejumlah rumah sakit, untuk bisa menampung ribuan pasien virus corona. Namun, para pejabat kesehatan mengatakan, jumlah itu tidak memadai.

"Meski ada kenaikan jumlah klinik negara bagian, federal dan komersial, rumah-rumah sakit yang dipersiapkan kemungkinan akan tetap kewalahan menampung pasien dalam dua atau tiga pekan lagi,” kata Departemen Kesehatan kota Moskow.

Wakil Wali Kota Moskow, Anastasia Rakova, mengatakan pekan lalu, seiring meningkatnya jumlah kasus baru dan jumlah mereka yang mengalami gejala serius, beban layanan kesehatan juga meningkat secara drastis. Menurutnya, rumah-rumah sakit dan ambulans-ambulans kini beroperasi dalam kapasitas maksimum.

Jumlah kasus baru virus corona di Moskow meningkat 1.489 dalam satu hari, Senin, sehingga jumlah totalnya pada Selasa pagi mencapai 13.002. Sekitar 6.000 penderitanya mendapat perawatan di rumah masing-masing.

Mempertimbangkan situasi yang berkembang, Departemen Kesehatan Moskow memutuskan untuk mengalihfungsikan 24 rumah sakit lagi dan berencana menyediakan total 21 ribu tempat tidur dalam 10 hari mendatang.

Pusat penanggulangan virus corona Rusia mengatakan, negara itu kini memiliki 21.102 kasus yang dikukuhkan dengan 170 kematian. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG