Tautan-tautan Akses

RSF: 70 Wartawan Afghanistan Terjangkit Covid-19


Wartawan Afghanistan mengenakan masker saat meliput kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan pandemi corona di Kabul, Afghanistan, 16 Maret 2020. (Foto: dok).

Organisasi Wartawan Tanpa Tapal Batas (RSF) Jumat (5/6) menyatakan pandemi virus corona telah menyebabkan sedikitnya 70 wartawan terjangkit di Afghanistan, memicu masalah di tengah masyarakat yang telah bertahun-tahun dilanda kekerasan dan terorisme.

RSF mengungkapkan hal tersebut pada hari ketika para pejabat Afghanistan mengukuhkan jumlah kasus COVID-19 di negara yang dikoyak perang itu telah mendekati 19 ribu, dengan lebih dari 300 kematian. Wabah itu mencapai Afghanistan pada Maret lalu.

“Menurut informasi yang dikumpulkan RSF, sedikitnya 70 wartawan Afghanistan telah terinfeksi COVID-19 sejak akhir Maret. … Ini berarti wartawan Afghanistan terpukul lebih parah oleh pandemi virus corona dibandingkan dengan komunitas media lainnya di dunia,” sebut organisasi advokasi media global itu.

Organisasi berbasis di Prancis itu dalam pernyataannya menyesalkan periode pekan lalu di mana banyak awak media yang meninggal di Afghanistan. Dua orang tewas akibat serangan bom yang diklaim ISIS dan dua lainnya meninggal karena COVID-19.

“Sementara itu, hampir 50 wartawan di wilayah Kabul yang tertular virus itu menyatakan mereka tidak dirawat dengan baik, baik karena kurang uang maupun karena kurang pasokan medis,” lanjut RSF.

Para wartawan di Kabul telah mengeluh bahwa mereka tidak diberi perlengkapan pelindung diri yang memadai oleh organisasi media mereka, dan juga tidak ada bantuan apapun dari pemerintah. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG