Tautan-tautan Akses

Rich Brian, Niki Meriahkan Panggung 'Head In The Clouds' di Los Angeles


Rich Brian, NIKI Meriahkan Festival 88 Rising 'Head In The Clouds' di Los Angeles
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:04:00 0:00

Rich Brian, NIKI Meriahkan Festival 88 Rising 'Head In The Clouds' di Los Angeles

Untuk pertama kalinya, musisi-musisi Indonesia mendominasi panggung konser "Head In The Clouds", di LA Historic Park, Los Angeles, California. Konser yang menampilkan sejumlah artis asal Asia yang sukses di Amerika seperti Ikon, Joji, Higher Brothers dan DPR Live ini diselenggarakan oleh agen dan manajemen artis papan atas di AS, 88rising.

Rapper Indonesia, Rich Brian, salah satu bintang utama konser ini, melantunkan beberapa hits dari album barunya 'The Sailor', di antaranya "Rapapapa", "Yellow", dan "Kids". Brian yang meniti karir lewat single "Dat $tick" di laman YouTube, memukau lebih dari 25.000 penonton yang datang dari berbagai kota di seluruh Amerika.

Sementara musisi Indonesia yang juga sedang naik daun, Nicole Zefanya atau dikenal sebagai NIKI tampil dengan baju berwarna putih dan jaket merah untuk memperingati HUT Kemerdekaan ke-74 RI. Single terbaru NIKI yang baru rilis minggu lalu berjudul "Indigo" di YouTube, telah ditonton oleh lebih dari 1,7 juta netizen.

"Festival ini sangat menyenangkan. Kami ingin menonton Rich Brian, Joji, dan Niki yang tampilannya barusan sangat mengesankan. Lagu-lagunya Rich Brian yang kami ingin dengar History, 100 Degrees dll," ujar Jade dan Shaun, pengunjung festival 88rising. Rich Brian dan Niki memang tampil memukau, ribuan penonton larut ikut bernyanyi pada setiap lagu.

ICINC , Arta, Cellosux, Moneva, Devinta (Foto VOA: Rere Wahyudi/Gandira Pratama)
ICINC , Arta, Cellosux, Moneva, Devinta (Foto VOA: Rere Wahyudi/Gandira Pratama)

Konser yang digelar bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-74 RI, 17 Agustus 2019 ini, mempunyai nilai historis. Niki memulai shownya dengan mengumandangkan rekaman pidato kemerdekaan dari Presiden Pertama Indonesia Bung Karno, bersamaan tampilnya sejumlah anak-anak Indonesia yang mengibarkan bendera Merah Putih di atas panggung sebagai latar belakang.

Rich Brian juga tampil dengan tayangan Merah Putih pada layar di belakang panggung. Suasana perayaan kemerdekaan sangat terasa di antara para penonton yang ikut larut dalam kegembiraan. Penyanyi Indonesia lainnya, Stephanie Poetri juga tampil membawakan hits, "I love you 3.000."

Konser ini juga menandai munculnya bintang-bintang penyanyi baru Indonesia di panggung musik Amerika. Empat penyanyi Indonesia, Arta, Devinta, Moneva, dan Cellosux, berhasil lolos seleksi kompetisi Indonesia Creative Incorporate (ICINC). Setelah mengikuti pelatihan selama satu bulan di LA, empat penyanyi Indonesia terpilih yaitu, Amanta Artadhia Siregar (Arta) dari Jakarta, Devinta Trista Agustina (Devinta) dari Sidoarjo, Monica Eva Sancti (Moneva) dari Banten, dan Marcello Laksono (Cellosux) dari Jakarta masing-masing berhasil memproduksi satu single yang mereka tampilkan di panggung utama "88rising Festival".

Moneva, penyanyi yang juga mahasiswi jurusan musik di Universitas di Tanggerang, tampil dengan musik aliran pop mengatakan, "Konsernya seru sekali. Saya senang dengan pengunjung, suasana, semuanya deh! Saya pengen nyanyi lebih dari satu lagu, tapi tahun depan aja.” Sementara penyanyi Arta yang baru pertama kali tampil di Amerika, merasa bangga menjadi bagian dari ICINC yang membawanya satu panggung dengan Rich Brian dan artis-artis populer Asia lainnya. “Single dan konser ini, semua adalah permulaan dari sesuatu yang baru," tambah Arta yang tampak bersemangat setelah turun dari panggung.

Panggung "Head in the Clouds" di La Historic Park, Los Angeles, California. (Foto: VOA/Rere Wahyudi)
Panggung "Head in the Clouds" di La Historic Park, Los Angeles, California. (Foto: VOA/Rere Wahyudi)

Program ICINC ini merupakan inisiatif untuk mempromosikan kreasi kreatif Indonesia di pasar domestik dan internasional oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) dan bekerjasama dengan 88rising.

"Kalo bisa, bukan hanya ada setiap tahun, tapi juga kita perluas kemungkinan-kemungkinannya terutama untuk tap ke international market. Semoga model-model inisiatif seperti ini kita bisa kembangkan bukan hanya talen-talen di bidang musik tapi juga talen-talen Indonesia kreatif di bidang lain," kata Ricky Pesik, wakil ketua Bekraf.

Festival "Heads in The Clouds" 2019, merupakan festival tahun kedua yang diadakan oleh 88rising. Tahun lalu, panggung "Head in The Clouds" menampilkan 88 Degrees and Rising Tour berhasil memukau sekitar 9.000 penonton. Festival yang berlangsung selama delapan jam ini, diakhiri dengan penampilan lagu “Midsummer Madness” dari artis-artis utama 88rising termasuk NIKI dan Rich Brian. [gp/rw/nr]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG