Tautan-tautan Akses

Rencana Pembunuhan Wartawan Georgia Gagal


Wartawan televisi Georgia, Giorgi Gabunia, yang menjadi target pembunuhan pemimpin Chechen, Ramzan Kadyrov.
Wartawan televisi Georgia, Giorgi Gabunia, yang menjadi target pembunuhan pemimpin Chechen, Ramzan Kadyrov.

Badan keamanan Georgia telah menggagalkan sebuah rencana untuk membunuh wartawan televisi, Giorgi Gabunia. Menurut beberapa sumber yang dekat dengan direktur televisi lokal itu, rencana pembunuhan itu diperintahkan oleh pemimpin Chechen Ramzan Kadyrov.

Pejabat-pejabat kontra-terorisme menangkap warga negara Rusia, Vasambek Bokov, di Tbilisi pada 12 Juni lalu sebagai bagian dari penyelidikan yang digambarkan para pejabat itu sebagai “persiapan pembunuhan dengan kontrak.”

Nika Gvaramia, Direktur TV Mtavari di mana Gabunia bekerja, dalam konferensi pers di Tbilisi pada Senin (15/6) lalu menuduh bahwa Kadyrov memerintahkan pembunuhan itu karena pernyataan Gabunia tentang Presiden Rusia Vladimir Putin ketika ia bekerja untuk stasiun televisi lain tahun lalu.

Ketika itu Kadyrov mengatakan ia akan “menghukum” Gabunia setelah wartawan itu menggunakan kata-kata yang kasar untuk menggambarkan Putin dalam siaran langsung "Postscript", acara di Rustavi 2 di mana ia menjadi pembawa acaranya. Rustavi 2 menjatuhkan vonis terhadap Gabunia selama dua bulan karena insiden itu.

Kadyrov menyangkal melakukan pembunuhan, dengan menulis dalam sebuah pesan di Telegram di Rusia, “Percayalah pada saya, jika seseorang melaksanakan perintah saya, ia akan benar-benar menjalankannya.”

Perdana Menteri Georgia Giorgi Gakharian mengatakan pada Selasa (16/6), badan keamanannya berhasil “mengungkap kejahatan yang sangat serius.” Ia tidak merujuk pada tuduhan terhadap Kadyrov.

Gabunia mengatakan ia tidak tahun tentang rencana pembunuhan itu. Ia mengatakan ia tahu telah dipantau dan bahwa Direktur TV Mtavari telah mempekerjakan seorang penjaga keamanan pribadi setelah Kadyrov “mengancamnya secara terbuka tahun lalu.” [em/ft]

Recommended

XS
SM
MD
LG