Dalam rekaman audio yang bocor, Maryanne Trump Barry, seorang mantan hakim pengadilan tinggi AS, memberikan penilaian yang sangat kritis terhadap adiknya, Presiden Donald Trump.
“Semua yang ia lakukan hanyalah membuat senang para pendukungnya," kata Barry dalam percakapan yang direkam secara diam-diam oleh keponakannya, Mary Trump. Mary belum lama ini menerbitkan sebuah buku laris yang mengecam sikap presiden dalam keluarga.
“Dia tak punya prinsip. Tidak ada," kata Barry, 83 tahun, mengenai adiknya dalam rekaman berdurasi 15 jam yang direkam diam-diam oleh keponakannya itu.
The Washington Post, yang merilis sebagian rekaman itu dalam sebuah artikel pada Sabtu (22/8) malam, mengatakan telah meminta komentar dari Barry dan para pejabat Gedung Putih pada Jumat (21/8) dan Sabtu (22/8). Harian itu melaporkan bahwa pihaknya tidak mendapat respons.
Setelah Washington Post menerbitkan pandangan Barry mengenai adiknya, Presiden Trump mengatakan dalam pernyataan Sabtu (22/8) malam, "Setiap hari selalu ada yang baru, siapa yang peduli. Saya rindu adik saya (Robert Trump), dan saya akan terus bekerja keras untuk rakyat AS. Tidak semua orang setuju, tapi hasilnya jelas. Negara kita akan segera lebih kuat dari sebelumnya!"
Rekaman yang diungkap Washington Post merujuk pada suatu waktu di awal periode kepresidenan Trump, ketika dia berusaha mencegah ribuan imigran gelap memasuki AS dari perbatasan Meksiko, dan memisahkan anak-anak dari orangtua mereka untuk beberapa waktu.
Mary Trump, 55, mengatakan kepada Washington Post belum lama ini bahwa pamannya tidak pantas menjadi presiden dan Mary berencana untuk "melakukan segala upaya" untuk memilih Joe Biden dari Partai Demokrat. [vm/pp]