Tautan-tautan Akses

Ratusan Protes Polusi Udara di Mongolia


Sebuah Pagoda terlihat tertutup kabut asap di Hohhot, kawasan Mongolia sebelah utara China (Foto: dok).

Ratusan warga Mongolia berkumpul di lapangan umum di hadapan perkantoran pemerintah, hari Senin (26/12), menuntut agar pemerintah berbuat lebih banyak dalam menanggulangi polusi udara.

Ratusan warga Mongolia bertahan dalam cuaca yang sangat dingin untuk melancarkan protes di ibukota negara tersebut, menuntut agar pemerintah berbuat lebih banyak dalam menanggulangi polusi udara yang mereka khwatirkan akan mengakibatkan anak-anak mereka sakit dan mempersingkat usia mereka.

Pemrotes berkumpul di lapangan umum di hadapan perkantoran pemerintah, hari Senin (26/12) memegang spanduk yang bertuliskan semboyan seperti “Mari Kita Berikan Udara Segar Kepada Anak-Anak, Masa Depan Kita,” “Polusi Asap Adalah Pembunuh yang Diam” dan “Kami Tidak Dapat Bernafas.”

Purevkhuu Tserendorja, salah seorang aktivis protes itu, mengatakan “Kami sangat cemas dan kami melakukan demonstrasi ini agar pemerintah dapat ikut merasakan kekecewaan dan kemarahan kami.”

Menurut UNICEF, badan anak-anak PBB, polusi udara terkait dengan tiga penyakit yang telah mengakibatkan pengurangan lima tahun usia sebagian besar orang di Mongolia. [gp]

XS
SM
MD
LG