Tautan-tautan Akses

Ratusan Mayat Militan Masih Bergelimpangan di Jalan-jalan Mosul


Beberapa mayat militan ISIS masih dibiarkan tergeletak di kota tua Mosul, Irak delapan bulan setelah kota ini direbut oleh pasukan Irak (1/3).

Hampir delapan bulan setelah pasukan Irak dan koalisi merebut Mosul dari militan ISIS, ratusan mayat militan masih bergelimpangan di jalan-jalan kawasan yang hancur dan tertimpa reruntuhan.

Tidak terlalu berlebihan untuk menyebut bagian Kota Tua Mosul ini hampir seperti pemakaman. Wartawan VOA Heather Murdock melihat puluhan mayat, dan tentara mengatakan ratusan lainnya terus membusuk di dalam dan di bawah bangunan yang hancur.

Selama pertempuran sembilan bulan untuk merebut Mosul dari militan Negara Islam, pihak berwenang Irak menemukan ribuan mayat warga sipil. Tapi mayat militan ISIS, kata mereka, akan dikumpulkan bersama dengan sampah.

Sekarang, saat keluarga-keluarga mulai kembali ke Kota Tua itu, pihak berwenang perlahan-lahan menyingkirkan mayat militan dan menguburnya. Penduduk mengatakan bantuan yang mereka dapatkan untuk pemulihan sangat sedikit.

Baca juga: Anak-anak Pelaku Teror ISIS Ditinggalkan di Irak

Kata Saad Abdulrahman, pemilik rumah di Kota Tua, "Setiap rekonstruksi yang Anda lihat di sini dilakukan oleh kami sendiri. Pemerintah seharusnya membantu."

Kota Tua Mosul dikepung selama berbulan-bulan sementara gerilyawan ISIS melawan pasukan Irak dan koalisi tahun lalu. Mosul hampir hancur sepenuhnya akibat serangan udara dan bom. Kini, warga mengatakan, mereka sekali lagi menjadi korban, diabaikan pihak berwenang dan organisasi internasional yang baru mulai membersihkan mayat setelah delapan bulan. [as]

XS
SM
MD
LG