Tautan-tautan Akses

Raja Kamboja Sambut Para Anggota Baru Parlemen


Norodom Sihamoni, Raja Kamboja membuka sesi ke-7 Majelis Nasional pada 21 Agustus 2023. (Lors Liblib/VOA Khmer)
Norodom Sihamoni, Raja Kamboja membuka sesi ke-7 Majelis Nasional pada 21 Agustus 2023. (Lors Liblib/VOA Khmer)

Raja Kamboja pada Senin (21/8) menyampaikan ucapan selamat kepada para anggota baru parlemen negara itu, mendesak mereka agar mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesetaraan. Ini adalah pidato tradisionalnya pada hari pembukaan Majelis Nasional yang baru setelah pemilu.

Partai Rakyat Kamboja di bawah PM otoriter Hun Sen yang telah lama berkuasa, menang telak dalam pemilu pada bulan lalu. Partai itu merebut 120 dari 125 kursi di majelis rendah Parlemen setelah berhasil melumpuhkan semua lawan yang kredibel.

Raja Norodom Sihamoni, yang perannya lebih banyak bersifat simbolik, mengatakan kepada para legislator bahwa ia berharap lima tahun mendatang akan melihat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta meningkatnya perlindungan sosial bagi rakyat Kamboja.

Sihamoni mengatakan, “Para anggota Majelis Nasional, sebagai wakil seluruh rakyat Kamboja, harus melakukan semua upaya untuk memastikan rakyat hidup setara tanpa memandang keyakinan agama atau pendidikan, dan memperoleh pekerjaan yang setara dengan kemampuan dan pendidikan mereka.”

Raja Kamboja Norodom Sihamoni, tengah, menyapa anggota parlemen sebelum sesi foto di depan Majelis Nasional di Phnom Penh, Kamboja, Senin, 21 Agustus 2023. (Foto: AP/Heng Sinith)
Raja Kamboja Norodom Sihamoni, tengah, menyapa anggota parlemen sebelum sesi foto di depan Majelis Nasional di Phnom Penh, Kamboja, Senin, 21 Agustus 2023. (Foto: AP/Heng Sinith)

Pemerintahan baru sedang mengalami perubahan generasi, karena Hun Sen menyerahkan jabatan perdana menteri kepada putra sulungnya, Hun Manet, dan banyak jabatan kunci di kabinet diganti – sebagian besar juga oleh anak-anak atau kerabat para pejabat petahana.

Dalam kekuasaan Hun Sen selama hampir empat dekade, Kamboja mengalami kenaikan taraf hidup secara dramatis, meskipun kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin meningkat.

Pada Senin (21/8) petang, raja dan dua biksu Buddha dijadwalkan memimpin acara pengambilan sumpah para legislator baru. Hun Manet dan Kabinetnya akan dilantik pada Selasa (22/8).

Meskipun menyerahkan jabatan perdana menteri kepada putranya, Hun Sen yang berusia 71 tahun diperkirakan akan mempertahankan sebagian besar kontrol sebagai presiden Partai Rakyat Kamboja dan sebagai ketua Senat.

Ia mengatakan bahwa melepaskan jabatan perdana menteri “belum merupakan akhir baginya” dan bahwa ia akan mengabdi dalam posisi-posisi lain setidaknya hingga 2033, yang akan membuatnya menjabat selama setengah abad.

Setelah mengatasi tantangan signifikan dalam pemilu dari oposisi Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP) pada 2013, Hun Sen memburu para pemimpinnya dan pengadilan negara itu akhirnya membubarkan partai tersebut.

Menjelang pemilu pada Juli lalu, penerus tak resmi CNRP, yang dikenal sebagai Partai Cahaya Lilin, dilarang Komisi Pemilihan Nasional untuk mencalonkan diri dalam pemilu karena masalah teknis.

Uni Eropa mengkritik pemilihan itu dilakukan di tengah suasana terbatas yang menghambat fungsi oposisi, masyarakat madani dan media. AS menilai pemilu itu “tidak bebas dan tidak adil.” [uh/ab]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG