Tautan-tautan Akses

Putin: Rusia Tidak Akan Usir Diplomat AS


Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah), Menlu Sergei Lavrov (kiri), dan Menhan Sergei Shoigu menggelar pertemuan di Kremlin, Moskow, 29 Desember 2016.(Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin/via REUTERS)

Sebelumnya, PM Sergei Lavrov telah merekomendasikan Presiden Vladimir Putin untuk mengusir 35 diplomat AS dan melarang staf diplomatik AS menggunakan rumah liburan kedutaan di Moskow barat dan sebuah gudang di sebelah utara kota itu.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow tidak akan mengusir diplomat-diplomat AS sebagai balasan atas sanksi-sanksi yang diterapkan Jumat (30/12) oleh Presiden AS Barack Obama karena campur tangan badan-badan intelijen Rusia dalam pilpres Amerika Serikat bulan November.

“Kami tidak akan menciptakan masalah bagi diplomat-diplomat Amerika Serikat. Kami tidak akan mengusir siapapun,” kata Putin dalam pernyataan yang dirilis Kremlin.

Sebelumnya, kantor berita Interfax Rusia mengutip Perdana Menteri Sergei Lavrov mengatakan dia telah merekomendasikan Presiden Vladimir Putin untuk mengusir 35 diplomat AS dan melarang staf diplomatik AS menggunakan rumah liburan kedutaan di Moskow barat dan sebuah gudang di sebelah utara kota itu.

Obama hari Kamis (29/12) menjatuhkan sanksi-sanksi baru terhadap Rusia. Sanksi-sanksi itu mencakup pengusiran 35 agen intelijen Rusia dari AS dalam waktu 72 jam dan hukuman terhadap dua badan intelijen utama Rusia. Rusia langsung mengecam sanksi-sanksi itu, menyebutnya tidak sah dan mengancam akan melakukan pembalasan. (vm)

XS
SM
MD
LG