Tautan-tautan Akses

Putin Mungkin Bahas Suriah, Pemilu Rusia dalam Konferensi Pers Tahunan


Presiden Rusia Vladimir Putin pada saat menghadiri konferensi pers akhir tahun di Moscow, Rusia, 23 Desember 2016.

Seorang juru bicara Kremlin mengatakan kepada mediapemerintah Rusia, Rabu (13/12), bahwa Presiden Vladimir Putin sedang mempersiapkan "dari pagi sampaimalam" konferensi pers tahunanyang dijadwalkan pada Kamis (14/12).

Konferensi pers ini biasanya disiarkan langsung melalui tiga saluran televisi Rusia dan tiga jaringan radio. Topik yang akan dibahas berkisar dari perkembangan internasional sampai pada pertanyaan tentang kehidupan pribadi presiden.

Kemungkinan topik tahun ini adalah pengumuman Putin, Senin (11/12), lalu bahwa sebagian besar pasukan Rusia di Suriah akan ditarik pulang.

Dia juga telah mengumumkan akan mencalonkan dirilagi untuk pemilihan tahun depan, yang bisa menjadikan Putin pemimpin Rusia yang menjabat paling lama sejak Josef Stalin.

Kantor berita pemerintah, TASS, melaporkan bahwa konferensi pers tahun dihadiri 1.437 wartawan, baik asing maupun domestik.

Seorang reporter yang diperkirakan akan hadir di sana adalah Tsymbalyuk Roman, wartawan Ukraina yang sejak 2014 kerap menanyakan kepada Putin tentang keterlibatan militer Rusia di Ukraina.

Mengenakan pakaian berwarna-warni untuk menarik perhatian, Tsymbalyuk pada 2015 berhasil membuat Putin mengakui bahwa beberapa agen Rusia di Semenanjung Krimea adalah penasihat militer yang dikirim oleh Moscow. Mereka bukan hanya pejuang sukarela seperti yang dikatakan pemerintah Russia sebelumnya.

Tsymbalyuk mengatakan kepada Radio Free Europe / Radio Liberty, Rabu, bahwa dia kecewa karena pertanyaannya tidak mengakibatkan perubahan situasi di negaranya Ukraina.

Tetapi dia mengatakan akan hadir pada Kamis, siap dengan sebuah pertanyaan tentang penyerahan kembaliUkraina timur kepada pemerintah di Kyiv.

Dia juga menyatakan tidak terlalu berharap, karena selama bertahun-tahun, PutinSelalu memberikan jawaban yang sama.

"Dia akan menjawab seperti apa yang dikehendakinya," kata Tsymbalyuk kepada Radio Free Europe. "Kita tidak bisa menang dalam argumen seperti ini." [sp/ii]

XS
SM
MD
LG