Tautan-tautan Akses

Puing dan Mayat Ditemukan Dalam Pencarian Pesawat Militer Myanmar


Pesawat Y-8-200F buatan China milik militer Myanmar yang dinyatakan hilang, Rabu (7/6).

Militer Myanmar, Kamis (8/6) menyatakan tim SAR mereka mendapati 10 mayat dan puing-puing yang diyakini berasal dari sebuah pesawat militer yang hilang hari Rabu (7/6) bersama 122 orang di dalamnya.

Menurut sebuah pernyataan, mayat-mayat itu terdiri dari enam orang dewasa dan empat anak-anak. Ada juga potongan-potongan koper, jaket penyelamat dan roda pesawat di perairan yang berjarak sekitar 35 kilometer dari Launglon, kota di bagian selatan.

Sembilan kapal Angkatan Laut serta sejumlah pesawat dan helikopter hari Kamis (8/6) dikerahkan untuk mencari pesawat Y-8-200F buatan China , yang dibeli Myanmar Maret tahun lalu. Menurut militer, pesawat itu telah mencatat 809 jam terbang.

Pesawat yang penumpangnya sebagian besar adalah anggota keluarga personel militer itu sedang dalam perjalanan dari kota Myeik, yang juga dikenal sebagai Mergui di Myanmar Tenggara, di kawasan Andaman. Sebagian besar perjalanan menuju Yangon, kota terbesar di Myanmar, dilakukan di atas Laut Andaman.

Kolonel Kyaw Zeya, Menteri Urusan Perbatasan dan Keamanan Divisi Tanintharyi, mengatakan puing-puing tersebut ditemukan di sekitar Teluk Tapal Kuda. Ia menambahkan, timnya segera menuju tempat tersebut segera setelah warga memberitahu lokasi itu.

Tim yang dikirim mencakup polisi, satu tim pemadam kebakaran, dan sukarelawan lokal. Tim P3K dan paramedis juga telah mendirikan rumah sakit darurat di pantai terdekat untuk mengurusi para penyintas, lanjutnya. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG