Tautan-tautan Akses

AS

Presiden Trump Tingkatkan Serangan Terhadap Media AS


Presiden Trump mengungah video tinju rekayasa melalui akun Twitternya, Minggu, 2 Juli 2017. (Foto: videograb)

Presiden Donald Trump meningkatkan serangannya terhadap media berita Amerika hari Minggu, dengan memuat cuitan sebuah video yang telah direkayasa. Dalam video di Twitter itu, ia tampak menggasak dan memukuli satu sosok yang kepalanya diberi label "CNN" jaringan televisi berita yang berulang kali dicela Trump sebagai “Media. Berita Palsu.”

Video yang memuat tulisan CNN yang dimuat Presiden Donald Trump dalam akun Twitternya itu berasal dari sebuah acara gulat profesional Wrestlemania, di mana Trump tampil di luar arena gulat dalam suatu pertandingan pura-pura. Logo CNN itu dipasang pada bagian kepala lawan yang ditundukkan oleh Trump.

Penasihat keamanan dalam negeri Gedung Putih Thomas Bossert menolak pendapat bahwa mungkin saja ada orang yang akan menafsirkan video itu sebagai ancaman terhadap wartawan. Ia mengemukakan hal tersebut dalam wawancara Minggu pagi, dalam acara This Week di stasiun televisi ABC.

“Apakah Anda mengira ini bukan ancaman bagi siapapun? Anda kira ini bukannya pesan, (dengan) melakukan (hal) itu ke media, melakukan itu ke CNN?,” tanya koresponden ABC, Martha Raddatz.

"Tidak, saya yakin tidak. Menurut saya tidak demikian, dan saya pikir yang penting di sini adalah dia seorang presiden yang tulus yang mengekspresikan diri secara apa adanya. Sejujurnya, saya pikir itulah sebabnya ia terpilih. Ia adalah orang yang paling apa adanya dan orang-orang yang melihat para politisi kemudian melihatnya, mendapati bahwa ia adalah seseorang yang dapat mereka pahami dan yang dapat mereka mengerti,” kata Thomas Bossert, Penasihat Keamanan dan Kontraterorisme Gedung Putih.

TEXT: Pernyataan presiden mengundang banyak reaksi negatif sepanjang hari itu, tetapi Trump mengeluarkan cuitan lainnya kemudian, yang menjanjikan bahwa ia akan menang atas “media yang tidak jujur.”

Cuitan itu sertai dengan video berisi cuplikan pidatonya hari Sabtu dalam sebuah rapat umum di Washington untuk menyambut liburan Hari Kemerdekaan Selasa besok.

“Media palsu berusaha membungkam kita, tetapi kita tidak akan membiarkannya. Karena rakyat tahu kebenarannya. Media palsu berupaya mencegah kita mencapai Gedung Putih, tetapi saya sekarang presiden dan mereka bukan.”

Trump mengecam keras surat-surat kabar dan jaringan televisi besar atas peliputan mereka selama lima bulan masa kepresidenannya ini. Akan tetapi ia menujukan kecaman yang kian meningkat dalam beberapa hari ini terhadap CNN.

CNN telah mencabut laporan yang mengaitkan seorang pendukung Trump dengan penyelidikan mengenai hubungan antara para pejabat Rusia dan kampanye politik Trump sebelum pemilihan presiden Amerika tahun lalu.

CNN melansir sebuah pernyataan yang bunyinya sebagai berikut. “Ini adalah hari yang menyedihkan ketika presiden Amerika Serikat mendorong kekerasan terhadap wartawan,” dan menuduh Trump menunjukkan “perilaku kanak-kanak yang jauh di bawah martabat jabatannya.”

Cuitan Trump mengenai CNN itu muncul beberapa hari setelah kemarahan lain yang ia timbulkan dari serangannya melalui Twitter terhadap dua pemandu utama sebuah acara berita politik harian dan bincang-bincang di jaringan televisi kabel MSNBC. [ab/uh]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG