Tautan-tautan Akses

Presiden Trump Perpanjang Satu Hari Kehadirannya di Filipina


Presiden AS Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump saat mendarat dengan pesawat Air Force One di Beijing, China, 8 November 2017.

Tambahan satu hari kehadiran Presiden Amerika Donald Trump di pertemuan besar para pemimpin Asia Tenggara, ASEAN, pekan depan akan membantu mengangkat citranya di antara negara-negara dimana para pejabat tidak merasa pasti mengenai apa yang akan ia lakukan di sebuah kawasan yang semakin didominasi China, kata para analis.

Trump akan memperpanjang kunjungannya di Manila sampai dengan 14 November untuk menghadiri pertemuan puncak Asia Timur, menurut laporan berita dari Washington. Pertemuan puncak itu akan dihadiri oleh 18 pemimpin kuat dari kawasan yang berpenduduk lebih dari 4,5 milyar orang itu, yang mencakup kepala negara atau pemerintah China, Jepang dan Rusia.

Para analis mengatakan kehadiran tersebut akan mengirim pesan bahwa Washington peduli, paling sedikit secara simbolis, pada Asia.

Para pemimpin Asia telah menunggu sejak Trump dilantik bulan Januari untuk memulai perundingan perdagangan yang akan menggantikan pengunduran Amerika dari Kemitraan Trans-Pasifik 12 negara dan menjelaskan apakah ia akan mengambil kebijakan kebebasan navigasi di Laut China Selatan yang disengketakan walaupun ditentang oleh China.

“Kalau ia dapat menghadiri pertemuan puncak Asia Timur, ini akan mengirim sinyal yang kuat ke kawasan itu bahwa Amerika dan terutama pemerintahan Trump tetap mendukung kawasan ini dan itu dapat memperkuat semangat,” kata Le Hong Hiep, seorang peneliti di ISEAS Yusof Ishak Institute di Singapura. [gp]

XS
SM
MD
LG