Tautan-tautan Akses

Presiden Peru Ampuni Mantan Pemimpin Otoriter Fujimori


Pendukung mantan Presiden Alberto Fujimori merayakan pengampunan medisnya di luar klinik tempat Fujimori dirawat akibat tekanan darah rendah di Lima, Peru, Minggu, 24 Desember 2017.

Presiden Peru memberi ampunan medis kepada mantan pemimpin otoriter Alberto Fujimori yang sedang menjalani masa hukuman penjara 25 tahun atas pelanggaran HAM dan korupsi.

Pernyataan dari kantor Presiden Pedro Pablo Kuczynski, Minggu (24/12) malam, menyebutkan ampunan itu untuk "alasan kemanusiaan.” Kantor berita the Associated Press melaporkan, karena sakitnya Fujimori sudah mengupayakan ampunan itu lebih dari setahun.

Fujimori menjabat Presiden Peru pada 1990 - 2000. Ia masih menjadi tokoh yang memecah belah di Peru. Ia dikagumi oleh sebagian rakyat Peru karena mengalahkan pemberontak Maois, sedangkan pengecamnya menganggapnya diktator yang korup.

Pada 2007, Fujimori dijatuhi hukuman enam tahun penjara karena melakukan suap dan menyalahgunakan wewenang. Pada 2009, ia dijatuhi hukuman 25 tahun penjara lagi karena melanggar HAM pada masa jabatannya, termasuk mengizinkan pembunuhan oleh regu tembak.

Putrinya, Keiko Fujimori, adalah politisi terkemuka yang gagal dalam pencalonan diri sebagai presiden. Di Twitter, ia menulis ini "Hari yang menyenangkan bagi keluarga saya. Akhirnya ayah bebas. Ini akan menjadi Natal harapan dan kegembiraan." [ka]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG