Tautan-tautan Akses

Presiden Meksiko Melawat ke AS Dengan Fokus pada Perdagangan


Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dalam konferensi pers menjelang keberangkatannya menuju Washington D.C. untuk bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, di Istana Negara di Mexico City, 7 Juli 2020.

Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador berada di Washington untuk bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu (8/7), setelah suatu perjanjian perdagangan baru di antara kedua negara ini dan Kanada mulai berlaku.

Berbicara kepada wartawan di Mexico City sebelum bertolak ke AS hari Selasa, López Obrador berulang kali menanggapi pertanyaan mengenai isu-isu lain yang diangkat, seperti kebijakan imigrasi, dengan mengatakan bahwa fokusnya dalam pembicaraan adalah mengenai perjanjian perdagangan.

“Selalu penting karena ada kerja sama untuk pembangunan, tetapi karena sekarang sedang dalam krisis ekonomi global, perjanjian ini akan banyak membantu kita, ini sangat tepat waktu,” kata López Obrador.

Ia mengemukakan berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Meksiko, seperti juga negara-negara lain, selama pandemi virus corona, dan menekankan perlunya bagi Meksiko untuk memiliki hubungan baik dengan tetangganya.

Pemimpin Meksiko itu mencatat agenda pembicaraan bilateral mencakup topik-topik lain. Terkait hal ini, delegasinya, yang mencakup Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard Casaubon dan Menteri Ekonomi Graciela Márquez Colín, tidak akan mengambil pendekatan konfrontatif, melainkan berupaya mengadakan dialog kesepahaman dengan mitra-mitra Amerika mereka.

Trump, dalam komentar singkat menjelang lawatan López Obrador, mengatakan bahwa mereka berdua akan melakukan pertemuan penting.

“Ia orang baik. Ia teman saya. Dan kami memiliki hubungan luar biasa dengan Meksiko,” kata Trump.

Perjanjian AS-Meksiko-Kanada memperbarui Perjanjian Perdagangan Amerika Utara yang dicapai pada tahun 1990-an, dan ini merupakan dorongan kebijakan penting Trump, yang menganggap perjanjian perdagangan terdahulu merugikan bisnis dan pekerja AS.

Perjanjian itu mencakup undang-undang baru terkait perlindungan atas kekayaan intelektual, internet, mata uang, investasi dan perusahaan milik negara. Legislasi baru itu mencakup lebih banyak peraturan lebih ketat dalam manufaktur mobil, ketentuan mengenai perdagangan elektronik dan ketenagakerjaan, tetapi sebagian besar tidak mengubah arus perdagangan di antara negara-negara di Amerika Utara itu yang bernilai 1,2 triliun dolar per tahun.

Selain pembicaraan pribadi antara Trump dan López Obrador serta pertemuan lebih luas dengan para penasihat mereka, kedua pemimpin juga akan menghadiri jamuan makan malam pada hari Rabu dengan tokoh-tokoh bisnis dari kedua negara.

Kementerian Luar Negeri Meksiko menyatakan sebelum ke Gedung Putih, López Obrador akan mengunjungi Monumen Lincoln dan patung mantan Presiden Meksiko Benito Juárez di Washington. [uh/ab]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG