Tautan-tautan Akses

Presiden Komisi Eropa Bertekad Lawan Tindakan Anti-LGBT Hungaria


Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Rabu (23/6) mengecam tindakan anti-LGBT yang disahkan oleh Parlemen Hungaria sebagai "memalukan" yang bertentangan dengan nilai-nilai fundamental Uni Eropa.

RUU tersebut, yang minggu lalu disetujui oleh koalisi penguasa beraliran kanan di Parlemen Hungaria, akan melarang program pendidikan, iklan, buku, film, atau program televisi apa pun yang menggambarkan homoseksualitas atau minoritas gender lainnya secara positif. Semua partai kecuali satu partai oposisi sayap kanan memboikot pemungutan suara.

Partai yang berkuasa membela undang-undang tersebut, dengan mengatakan undang-undang itu dirancang untuk mencegah pedofilia. Tetapi kelompok hak asasi manusia mengatakan UU itu akan digunakan untuk melecehkan dan mencap warga Hungaria berdasarkan orientasi seksual dan identitas gender.

Berbicara kepada wartawan di Brussel, von der Leyen mengatakan RUU Hungaria jelas mendiskriminasi orang berdasarkan orientasi seksual mereka. Ia telah meminta komisaris cabang eksekutif UE untuk menulis surat kepada pejabat Hungaria yang mengungkapkan keprihatinan komisi itu sebelum RUU itu mulai diberlakukan.

Von der Leyen mengatakan ini adalah masalah hak asasi manusia yang mendasar, dan ia “akan menggunakan semua kekuatan komisi untuk memastikan dijaminnya hak semua warga negara Uni Eropa, siapa pun Anda dan di mana pun Anda tinggal.” [my/jm]

Recommended

XS
SM
MD
LG