Tautan-tautan Akses

Presiden Filipina Tidak akan Perpanjang Masa Jabatannya


Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: dok.)

Presiden Filipina mengatakan ia tidak berminat memperpanjang masa jabatan 6 tahunnya atau membatalkan pemilu tahun depan.

Rodrigo Duterte mengatakan dalam wawancara dengan situs berita Mindanews bahwa “tidak akan ada penghentian pemilu dan tidak akan ada perpanjangan masa jabatan, terutama bagi saya.” Masa jabatan Duterte akan berakhir tahun 2022.

Presiden berbicara dengan Minda mengenai visinya bagi pemerintah Filipina. Ia mengatakan ia menghendaki struktur seperti pemerintah Perancis dengan "presiden yang kuat" yang akan "sekuat perdana menteri."

Satu lagi perubahan yang dikehendaki presiden adalah perombakan Senat dan DPR menjadi satu majelis dengan hanya 50 anggota yang dapat dengan cepat memberlakukan undang-undang.

Duterte menugaskan Panitia Permusyawaratan tahun 2016 untuk mengembangkan rencana atau cetak-biru untuk pemerintah federal Filipina. Ia mengatakan kepada Minda bahwa ia masih menunggu rancangan panitia tersebut. Namun, Minda mengemukakan bahwa Duterte belum mengangkat seorangpun anggota panitia itu. [gp]

XS
SM
MD
LG