Tautan-tautan Akses

Presiden Erdogan akan Bangun Terusan Baru Dekat Istanbul


Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara dalam pertemuan Partai AK-nya yang berkuasa di Ankara, Turki, 26 Desember 2019. (Foto: Reuters)

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menghidupkan kembali rencana membangun sebuah terusan di tepi kota Istanbul kendati mendapat tentangan kuat dari banyak orang termasuk walikota yang baru.

Tahun lalu, Turki menangguhkan proyek itu, yang diperkirakan akan menelan beaya AS$12,6 miliar karena perekonomian Turki terkena resesi. Tapi belakangan ini Erdogan telah menjadikan pembangunan terusan sepanjang 45 km itu, yang disebut “Kanal Istanbul” sebagai proyek utamanya.

Kanal atau terusan selebar 400 meter itu akan menghubungkan Laut Hitam di utara dengan Laut Marmara, dan akan mengurangi kemacetan pelayaran di selat Bosphorus yang membagi kota Istanbul.

Sebuah kapal barang, hari Jumat (27/12), kandas di selat Bosphorus, salah satu jalur pelayaran paling sibuk di dunia. Menurut Erdogan, kanal yang akan dibangun itu akan mencegah kecelakaan seperti yang dialami kapal barang itu.

Pertumbuhan kota Istanbul yang cepat dan kurangnya lahan hijau merupakan keprihatinan banyak orang, dan rencana untuk membangun kanal melewati sebuah taman kota telah memicu banyak protes.

Kanal yang akan dibangun itu akan melalui sebuah danau yang ekosistemnya sangat penting bagi hewan laut dan burung-burung, dan akan rusak, kata Perkumpulan Insinyur dan Arsitek Turki. Kata mereka, proyek kanal itu akan menghilangkan dua danau yang mensuplai sepertiga sumber air bersih bagi kota Istanbul, dan menambah keasinan air tanah. [ii/ah]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG