Tautan-tautan Akses

AS

Menlu AS Yakinkan Para Pemimpin Irak Sebelum Pidato di Kairo


Menlu AS Mike Pompeo (kiri) bersama Menlu Mesir Sameh Shoukry dalam konferensi pers di Kairo, 10 Januari 2019.

Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo melakukan kunjungan ke Irbil dan Baghdad hari Rabu, guna meyakinkan para pemimpin Irak serta Pemerintahan Regional Kurdistan Irak di tengah-tengah kekhawatiran atas rencana Amerika untuk menarik pasukannya dari Suriah.

Persinggahan Pompeo berikutnya adalah Mesir, di mana dia dijadwalkan akan memberikan pidato tentang kebijakan Amerika di Timur Tengah, yang berbeda dengan visi mantan Presiden Barack Obama untuk kawasan itu dalam pidato di Kairo 10 tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Amerika bertemu dengan para pemimpin puncak Irak dalam upaya untuk meyakinkan sekutu-sekutu Amerika dan meningkatkan dukungan melawan Iran dalam lawatan seminggu di Timur Tengah. Perdana Menteri Irak berterima kasih kepada Amerika atas dukungannya dalam memerangi kelompok Negara Islam (ISIS) atau Daesh.

“Mengenai Menteri Luar Negeri Pompeo, tentu saja dia adalah sekutu. Dia mewakili negara yang bersahabat. Kami memiliki banyak kesamaan pandangan. Mereka ikut dalam koalisi internasional yang membantu Irak mengalahkan ISIS di Irak,” jelas Perdana Menteri Irak Abdel Abdul-Mahdi kepada para wartawan.

Sehari sebelumnya di Amman, Pompeo meyakinkan para pemimpin Yordania bahwa Amerika Serikat memahami ancaman terbesar bagi kawasan itu adalah teroris ISIS dan Iran, dan tidak berniat meninggalkan Timur Tengah.

“Keputusan presiden untuk menarik pasukan Amerika dari Suriah sama sekali tidak mempengaruhi kapasitas kami untuk memenuhi janji untuk tidak meninggalkan Timur Tengah, dan Anda akan melihat dalam beberapa hari dan beberapa minggu mendatang bahwa kami menggandakan bukan hanya upaya diplomatik kami tetapi juga upaya komersial kami untuk memberikan tekanan nyata pada Iran demi untuk mencapai apa yang kami tetapkan,” kata Menlu AS Mike Pompeo.

Pompeo Yakinkan Para Pemimpin Irak Sebelum Pidato di Kairo
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:10 0:00

Persinggahan berikutnya dalam lawatan Pompeo kali ini adalah Mesir, di mana ia akan menyampaikan pidato di Kairo, 10 tahun setelah pidato tentang kebijakan Amerika di Timur Tengah yang ketika itu disampaikan oleh Presiden Barack Obama. Para ahli mengatakan Presiden Donald Trump mengambil pendekatan yang sangat berbeda terhadap Iran, tetapi kedua presiden tampaknya enggan untuk mengerahkan pasukan di kawasan itu.

“Ada juga kesinambungan penting pada satu tema tertentu, yaitu menghindari risiko yang ada sekarang, dan yang ada di bawah pemerintahan Obama berkenaan dengan pengerahan pasukan Amerika, atau menyangkut pelaksanaan pembangunan bangsa Amerika, dengan menggunakan kebijakan luar negeri sebagai kerja sosial untuk membantu restrukturisasi urusan internal dunia Arab dalam kekacauan dan kebingungan secara internal. Tren itu bukan merupakan berita utama. Itu adalah tren yang berlanjut di bawah pemerintahan Trump,” pendapat Aaron David Miller dari Wilson Center, pusat kajian kebijakan di Washington, D.C.

Para pakar juga akan mengamati sikap dan langkah Amerika, sementara Menteri Luar Negeri Mike Pompeo melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan ke semua negara anggota Dewan Kerjasama Teluk. [lt]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG